Cafe Pangrango Belum Bayar Denda Pelanggaran PSBMK

Cafe Pangrango Belum Bayar Denda Pelanggaran PSBMK

INILAH, Bogor - Cafe Pangrango belum membayar denda pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) sebesar Rp5 juta hingga Senin (12/10/2020). Diketahui pembayaran denda tersebut harusnya langsung ke kas daerah Kota Bogor melalui Bank BJB. 

Kabid Gakperda Satpol PP Kota Bogor, Asep Permana mengatakan, sampai hari ini pihak Cafe Pangrango belum membayar uang denda Rp5 juta. "Surat pemberitahuan denda sudah dikirimkan sejak 20 September lalu dan sampai saat ini belum ada itikad baik dari pihak Cafe Pangrango untuk membayar denda," ungkap Asep kepada wartawan di Jalan Pengadilan, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (12/10/2020).

Asep melanjutkan, langkah yang akan dilakukan, saat ini sedang disiapkan surat dari Sekda untuk penagihan denda tersebut. "Kalau melalui surat Sekda, tapi mereka masih juga tidak mau membayar denda atas pelanggaran PSBMK, maka nanti akan ditangani oleh Walikota," terang Asep.

Asep membeberkan, pihaknya menilai Cafe Pangrango telah melanggar PSBBMK sesuai Perwali 107 tahun 2020 tentang penerapan sanksi administratif pelanggaran tertib kesehatan pasal 17. Di lokasi terdapat live musik dan Pemandu Lagu (PL) yang diklaim sebagai MICE (Meeting, Incentive, Confrence dan Exibition). 

"Tapi pada kenyataannya, Cafe Pangrango itu bukan bagian dari MICE. Kita sudah menyurati pihak Hotel Pangrango dan Cafe itu bukan bagian dari MICE hotel," bebernya.

Asep juga mengatakan, pihak Pemkot Bogor sudah melaporkan kasus ini kepada pihak Polresta Bogor Kota terkait pengrusakan segel milik Satpol PP yang dilakukan pihak Cafe Pengrango. "Kalau laporan polisi tetap jalan, kamj menunggu prosesnya disana," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Cafe Pangrango belum merespon dan memberikan jawaban kepada awak media. (rizki mauludi)