Angkutan Travel dari Pekalongan Oleng di Tol Japek, Tiga Penumpang Tewas

Angkutan Travel dari Pekalongan Oleng di Tol Japek, Tiga Penumpang Tewas
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Karawang – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 70+800, Senin (12/10/2020) pagi. 

Sebuah travel tetiba oleng ke sisi kiri jalan dan masuk ke Row hingga berakhir dengan menabrak pohon yang ada di sisi jalur bebas hambatan itu. Akibat dari kejadian ini, tiga penumpang kendaraan jenis minibus tersebut meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh INILAH, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Secara teritorial, lokasi kecelakaan ini masuk ke wilayah Kabupaten Karawang. Adapun seluruh korban kecelakaan tersebut, telah dievakuasi ke rumah sakit MH Thamrin Purwakarta.

Kasatlantas Polres Karawang AKP Peeterson Timisela menuturkan, dari keterangan saksi dan para penumpang yang selamat, kecelakaan maut ini berawal saat travel bernomor polisi R 8597 SH melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Setibanya di TKP, tiba-tiba kendaraan tersebut hilang kendali dan oleng ke sisi kiri jalur tol.

“Mobil ini hilang kendali, kemudian oleng hingga berakhir menabrak sebuah pohon di tepi jalan,” ujar Peeterson kepada wartawan.

Dugaan sementara, kata dia, kecelakaan ini akibat human error. Sang sopir travel tersebut, diduga mengantuk. Sehingga tak bisa mengantisipasi laju kendaraannya. Namun, untuk lebih memastikan penyebabnya, saat ini jajarannya masih melakukan penyelidikan.

“Kami masih menggali keterangan,” jelas dia.

Sementara itu, sekitar lima penumpang travel nahas yang selamat saat ini masih tergeletak lemas di ruang IGD RS MH Thamrin Purwakarta. Sedangkan, tiga korban meninggal lainnya sudah berada di ruang jenazah rumah sakit swasta itu.

Kuswoyo, salah satu korban selamat menuturkan, travel yang ditumpanginya sempat beristirahat di rest area. Selepas istirahat, gelagat itu terasa. Menurut dia, saat itu laju kendaraan sudah terasa tak stabil dan nyaman.

“Selepas istirahat, saya sudah tidak enak dengan sopirnya lantaran dia mengantuk dan saya merasakan mengendarai mobilnya tak stabil,” katanya di RS MH Thamrin Purwakarta.

Tak hanya Kuswoyo, korban lainnya, Lilis Listia yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan ini juga turut merasa hal sama. Bedanya, saat itu dia merasakan laju kendaraan yang ditumpanginya itu ngebut.

“Yang saya rasa hanya saat di perjalanan sopirnya memang membawa mobilnya ngebut,” jelas dia.

Informasi dari mereka, kendaran ini melaju dari Pekalongan hendak menuju Jakarta. Jumlah penumpangnya sekitar 8 orang. Adapun identitas korban tewas, di antaranya Saprudin (36) yang tk lain merupakan sopir kendaraan nahas tersebut. Dia merupakan warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas.

Kemudian, Hendri (21) dan Melani (2,5) seorang balita yang juga merupakan penumpang travel nahas ini. Keduanya, merupakan warga Desa sambirata, Kecamatan Cilongok, Banyumas Serta, Karang Tengah RT 01/04 Desa Karang tengah kec Cilongok kab Banyumas. Kasus ini masih dalam penanganan unit Lakalantas Polres Karawang. (Asep Mulyana)