DKPP Kota Bogor: Bantuan Kementan dan KKP Disebar ke 80 Poktan

DKPP Kota Bogor: Bantuan Kementan dan KKP Disebar ke 80 Poktan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor menerima bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sejumlah bantuan yang didapat itu antara lain hand sprayer, pompa air, hand tracktor, mesin panen padi, puluhan sapi, ratusan ekor ayam, ratusan kambing, satu juta bibit ikan, dan sebagainya.

Kepala DKPP Kota Bogor Anas S Rasmana mengatakan, bantuan tersebut akan disebar kepada 80 kelompok tani (Poktan). Selain itu, pihaknya pun terus mendorong masyarakat perkotaan untuk melakukan urban farming di tengah keterbatasan lahan pertanian di Kota Bogor.

"Total lahan pertanian itu 170 hektare tapi lahan yang tidak boleh dialihfungsikan dan tetap harus digunakan pertanian itu sebanyak 52 hektare. Dengan jumlah keterbatasan itu kami manfaatkan lahan perkantoran yang tidak terpakai, rumah halaman itu kami buat namanya urban farming," kata Anas, Senin (12/10/2020). 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan di tengah pandemi Covid-19 sektor pertanian relatif tidak terkena dampak yang signifikan. Bahkan, di sektor pertanian itu permintaan terus meningkat.

"Survei kami menunjukan komoditas pertanian ini demand-nya luar biasa. Kebutuhan sayur mayur itu naik 300 persen dari kondisi biasa," ujarnya.

Bima menambahkan, bahkan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Bogor pun meningkat. Untuk itu, dia menyebutkan diperlukan pendampingan yang maksimal dari DKPP. Dia mendorong agar bantuan ini dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan kerja baru agar bisa bermanfaat untuk banyak orang. 

"Bukan hanya pendampingan penyuluhan dalam konteks produksinya, tetapi juga disambungkan dengan marketing," imbuhnya. (Rizki Mauludi)