Cari Arloji Asli via Aplikasi Mobile Jamtangan.com

Cari Arloji Asli via Aplikasi Mobile Jamtangan.com
istimewa

INILAH,  Jakarta - Pencinta arloji yang ingin mencari jam tangan asli dapat mencari benda idamannya melalui Jamtangan.com, aplikasi mobile jam tangan pertama di Indonesia yang dihadirkan oleh Machtwatch.

CEO Machtwatch Paul Cahyadi mengatakan bahwa pihaknya mengembangkan Jamtangan.com sebagai online watch store pertama di Indonesia untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam memiliki jam tangan berkualitas.

"Inisiatif ini berangkat dari fenomena pergeseran substansi penggunaan jam tangan dari sekedar penunjuk waktu menjadi penunjuk status sosial. Machtwatch telah berkolaborasi dengan puluhan brand besar di dunia dan kami pastikan keaslian semua produk," ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

Paul mengatakan, Machtwatch sudah bekerja sama dengan jasa pengiriman yang bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Konsumen yang kurang puas bisa memanfaatkan layanan tiga hari kebijakan pengembalian.

Situs Jamtangan.com sudah beroperasi sejak 2014, kemudian berkembang menjadi aplikasi yang hadir sejak 2019 dan diklaim jadi aplikasi e-commerce jam tangan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Paul menyebut aplikasi itu sudah diunduh lebih dari 308.000 pengguna via Google Play Store dan 65.000 pengguna via Apple App Store sejak diluncurkan pada Maret 2019.

Merek arloji yang ada di Jamtangan.com meliputi Alexandre Christie, Alba, Aigner, Armani Exchange, Ballast, Black Dice, Bomberg, Beijing, Casio, CCCP, Crafter Blue, Christian Mode, Citizen, Coach, D1 Milano, Daniel Klein, Daniel Wellington, Diesel, Ego Mazzucato, Emporio Armani, dan Esprit.

Ada juga Expedition, Ferrari, Fiyta, Fossil, Furla, Garmin, Geiger, Guess, Jonas Verus, Kate Spade, LTD, Lucien Piccard, Marc Jacobs, Michael Kors, Mido, MVMT, Nixon, Olivia Burton, Orient, Oris, Paul Brial, Police, Pop-Pilot, Rosefield, Seagull, Seiko, SevenFriday, Skagen, Spinnaker, Suunto, Thomas Earnshaw, Timex, Tissot, hingga Tommy Hilfiger.

Menurut Federation of the Swiss Watch Industry FH, merek-merek jam tangan dunia merugi hingga jutaan dolar tiap tahun akibat menjamurnya barang palsu. Mereka memperkirakan lebih dari 40 juta jam tangan palsu Swiss yang diproduksi setiap tahun.

Kondisi ini tak hanya merugikan secara materi, namun juga merusak reputasi dari merek yang ditiru.

Di Indonesia, praktik pemalsuan dan penjualan jam tangan imitasi marak terjadi terutama karena banyaknya konsumen yang kurang mendapatkan informasi, ditambah dengan sulitnya proses verifikasi keaslian produk saat belanja online. (inilah.com)