Kredit Konsumer BJB Tumbuh 9,42 Persen

Kredit Konsumer BJB Tumbuh 9,42 Persen
INILAH, Bandung - Portofolio kredit konsumer PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) terus tumbuh positif. Pada 2018 kemarin, total kredit konsumer yang disalurkan mencapai Rp52 triliun.
 
“Total kredit konsumer tahun 2018 mencapai Rp52 triliun. Angka itu tumbuh sebesar 9,42% dibandingkan portofolio kredit konsumer tahun sebelumnya,”  kata Direktur Konsumer dan Ritel BJB Suartini saat melepas para pemenang program BJB Perjalanan Religi periode 2018 di Hotel Aryaduta Bandung, Jumat (8/2/2019).
 
Menurutnya, sebagai salah satu bank nasional pihaknya senantiasa meningkatkan kinerja dan layanan kepada nasabah. Secara kontinyu, sejumlah program menarik hadir untuk para nasabah. Salah satunya yakni program BJB Perjalanan Religi yang rutin digelar setiap tahun. 
 
Program BJB Perjalanan Religi itu merupakan kegiatan undian berhadiah yang diselenggarakan untuk meningkatkan loyalitas nasabah. Ini pun sebagai bentuk apresiasi kepada para debitur kredit ritel dan konsumer BJB. Khususnya, debitur BJB Kredit Guna Bhakti (KGB) dan BJB Kredit Pra Purna Bhakti (KPPB).
 
Khusus mengenai program tersebut, saat pertama kali digelar pada 2015 lalu BJB memberangkatkan 24 debitur. Selanjutnya, periode kedua pada 2016 pihaknya memberangkatkan 143 debitur. Pada 2017, jumlah yang diberangkatkan sebanyak 156 debitur. 
 
“Untuk periode tahun 2018, kita memberangkatkan sebanyak 176 pemenang. Untuk tahap pertama, diberangkatkan perjalanan umrah sebanyak 173 pemenang yang beragama muslim pada 9-17 Februari 2019.Tahap kedua, BJB akan memberangkatkan 3 pemenang nonmuslim ke Hollyland,” jelasnya didampingi Direktur Operasional BJB Fermiyanti.
 
Program BJB Perjalanan Religi periode 2018 itu dimulai pada 1 Januari-31 Oktober 2018. Sedangkan, untuk pengundiannya dilakukan pada 16 November 2018. Untuk menentukan pemenang undian, BJB memiliki syarat dan mekanisme. Di antaranya seluruh debitur kredit konsumer & ritel pada Kantor Cabang/KCP BJB yang melakukan realisasi dengan minimum plafond sebesar Rp30 juta. Selain itu, bisa pula Kantor Cabang menunjukkan key person pada dinas/instansi yang menjadi debitur dan bekerja sama dengan BJB serta telah memenuhi kriteria. 
 
Lebih rinci, Suartini menuturkan pemberangkatan perjalanan religi tahap pertama itu bersamaan dengan pemberangkatan pemenang Program Penghargaan Nasabah Setia sebanyak 15 pemenang. Mereka pun berbarengan dengan pemenang Program BJB Cinta Guru sebanyak 10 pemenang. Sehingga, pada tahun ini BJB memberangkatkan total sebanyak 198 pemenang paket umrah.
 
“Total keseluruhan pemenang dari program-program tersebut yang diselenggarakan BJB sejak 2015 silam sampai sekarang sebanyak 602 nasabah,” tambahnya.
 
BJB pun memberikan apresiasi kepada para nasabah setianya melalui Program Penghargaan Nasabah Setia. Pada periode pertama 2016 silam, bank memberangkatkan 48 pemenang. Sedangkan, pada periode kedua 2017 diberangkatkan sebanyak 20 pemenang. 
 
Selain itu, BJB memiliki program BJB Cinta Guru. Program ini merupakan promosi berupa undian berhadiah sebagai bentuk apresiasi dan wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan. Khususnya, bagi para nasabah yang berprofesi sebagai guru atas segala bentuk dedikasi dalam mendidik generasi bangsa. Pada periode pertama 2017 lalu, BJB memberangkatkan 10 pemenang.  
 
Dengan adanya program BJB Perjalanan Religi itu diakuinya mampu mendongkrak pendapatan bunga dan Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya kredit consumer. Secara keseluruhan, program itu pun dapat menyebarkan dampak positif dalam layanan unggul yang diberikan BJB. 
 
Secara terpisah, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BJB Agus Mulyana menyebutkan pihaknya berkomitmen untuk memberikan layanan prima kepada para nasabahnya.
 
“Ini juga sebagai apresiasi yang setinggi-tingginya atas loyalitas para konsumen BJB. Kami tetap komitmen untuk memberikan layanan dan reward unggul yang bisa di nikmati dan dirasakan bersama,” ucap pria yang kini melaksanakan tugas sebagai Direktur Utama BJB itu.