KARMA Luncurkan Body-kit untuk Porsche Cayman

KARMA Luncurkan Body-kit untuk Porsche Cayman
istimewa

INILAH, Jakarta - KARMA Bodykit kembali meluncurkan model terbarunya untuk Porsche Cayman 987.2 di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2020, akhir pekan lalu.

Ini adalah model ketiga KARMA Bodykit setelah pada 2018 lalu meluncurkan body-kit untuk Toyota 86 dan Lamboghini Aventador.

KARMA Bodykit merupakan body-kit hasil kolaborasi antara Kiki Anugraha dengan Monaco Auto Design asal AS. Setiap produk KARMA Bodykit, sepenuhnya diproduksi di dalam negeri untuk kemudian dijual ke seluruh dunia.

KARMA Bodykit sendiri sudah memiliki perwakilan distribusi untuk beberapa negara, khususnya kawasan AS dan Kanada.

"Peluncuran body-kit untuk Porsche Cayman ini terbilang sangat spesial buat saya. Tak hanya karena KARMA Bodykit memiliki model terbaru saja, namun saat ini jejaring distribusi KARMA juga semakin luas. Saat ini, KARMA Bodykit sudah memasuki pasar Australia dan China," ujar Kiki di sela-sela acara peluncuran.

Dalam paket penjualannya, body-kit ini terdiri dari bumper depan, bumper lips, side skirt bumper belakang, fender, over vender, dan wing spoiler. Di mana desain agresif khas KARMA Bodykit dengan air-dam besar serta lekukan khas di ujung-ujung bumper dan side skirt tetap dipertahankan yang membuatnya berbeda dengan produk body-kit lainnya.

Semua fungsi dan performa body-kit ini sudah diperhitungkan secara matang, termasuk pemasangannya yang plug and play.

KARMA Bodykit diproduksi dari material FRP (Fibreglass Reinforced Plastics) grade A. Bahan tersebut dipilih karena konstruksinya yang fleksibel namun kuat serta ringan. Dipadukan dengan sentuhan karbon pada bagian lips yang semuanya dikerjakan secara hand made oleh sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.

Produksi pertama dari body-kit ini telah terpasang di Porsche Cayman milik Mochamad Chandra Kurniawan. Pria yang akrab disapa Charock ini mengaku bahwa harus menunggu 10 bulan lamanya dalam proses pembuatannya.

"Saya hanya memantau beberapa kali saja dalam proses pembuatannya. Lalu ketika mobil ini jadi, mimpi saya untuk memiliki mobil modifikasi yang membanggakan dan bisa diluncurkan di IMX seketika menjadi kenyataan," ujar Charock yang juga hadir dalam acara peluncuran.

 

Bagian paling rumit dari pengerjaan body-kit ini terdapat pada ubahan fender yang harus disesuaikan karena mengaplikasi teknik radius atau melebarkan lingkar fender untuk mengakomodasi velg dan ban berdiameter lebih besar dan lebar.

Selain itu, juga untuk membuat mobil bisa diposisikan serendah mungkin saat suspensi udara atau air suspension diatur sependek mungkin.

"Karya indah dari KARMA Bodykit ini membuat saya semakin yakin bahwa industri modifikasi Tanah Air ternyata tidak kalah kualitasnya. Tentunya bisa bersaing dengan dengan modifikator-modifikator dari luar negeri, bukan saja di level Asia tetapi juga seluruh dunia," ucap Charock.

Khusus untuk body-kit untuk Porsche Cayman milik Charock ini, KARMA memilih warna gloss candy red dengan menggunakan body wrapping sticker dari Max Decal.

Warna ini spesial karena tak terlalu terang namun mengandung partikel glitter yang membuatnya terlihat seperti cat asli ketika dipasang ke mobil.

"Stiker Max Decal sendiri memiliki keunggulan dari tingkat ketebalannya yang lebih baik namun tetap lentur ketika diaplikasi ke sudut-sudut mobil. Sehingga selain bisa membuat mobil tampil berbeda dengan cepat, juga sekaligus melindungi cat asli bodi," ungkap Ricky Harso, perwakilan Max Decal.

Paket KARMA Bodykit untuk Porsche Cayman sendiri dijual seharga US$4.000 atau sekitar Rp58,9 juta. Produk ini juga akan dijual secara worldwide melalui distributor KARMA Bodykit di beberapa negara.

Untuk pemesanan semua produk KARMA Bodykit bisa dilakukan melalui www.karmabodykit.co.id atau email ke karmabodykit@gmail.com. (inilah.com)