Kios Rest Area Puncak Belum Terbangun, Ini Kendalanya !

Kios Rest Area Puncak Belum Terbangun, Ini Kendalanya !
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cisarua-Walaupun proyek pembangunan 516 buah kios di Rest Area Puncak, Desa Tugu Selatan sudah ditetapkan pemenangnya pada Bulan September lalu, namun PT. Japayasaprima Kontruksindo selaku penyedua jasa proyek prestisius tersebut belum bisa melakukan tugasnya.

"Proyek pembangunan kios di Rest Area Puncak ini kan berjalan simultan, PT. Japayasaprima Kontruksindo saat ini belum bisa membangun 516 kios karena lahannya belum matang," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi kepada wartawan, Selasa, (13/10).

Pria yang juga merupakan dosen luar biasa di Fakultas Hukum Universitas Juanda ini menerangkan sesuai informasi dari  Dirjend Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat maka pembangunan kios tersebut baru bisa dilaksanakan pada Sabtu, (17/10) pekan ini.

"Kabar dari Dirjend Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat sih katanya akhir pekan ini sebagian lahan sudah matang hingga siap dibangun kios, kami yakin proyek ini tidak akan molor karena kios ini sistem pembangunannya lock down," terangnya.

Pram selaku supervisi  PT. Subota International Contractor menuturkan sesuai arahan Dirjend Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat, maka jajarannya akan mendahulukan proses 'pematangan' lahan ketimbang melaksanakan pembangunan masjid, menara pandang, area parkir maupun sarana prasarana lainnya.

"Memang kami mendapatkan arahan atau perintah dari pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek penataan kawasan dan pembangunan kios Rest Area Puncak untuk 'mematangkan' lahan terlebih dahulu karena di lahan tersebut akan dibangun 516 buah kios," tutur Pram.

Ia melanjutkan bahwa 516 kios akan dibangun di enam titik di lahan Rest Area Puncak yang memiliki luas 7,5 hektare hasil kerja sama operasi (KSO) antara Pemkab Bogor dengan PT. Perkebunan Nusantara VIII.

"Tahun 2020 ini memang sesuai rencana yang selesai terbangun itu kios-kiosnya, setelah itu baru kami akan membangun sarana prasarana Rest Area Puncak ini. Untuk pekerjaan pembangunan sarana prasarana ini kami ditargetkan selesai pada akhir bulan Desember Tahun 2021 mendatang," lanjutnya. (Reza Zurifwan)