Pemkot Depok Berharap Penyelenggaraan Piklada Bebas dari Covid-19

Pemkot Depok Berharap Penyelenggaraan Piklada Bebas dari Covid-19
Antara Foto

INILAH, Depok- Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supandi berharap penyelenggaraan Pilkada Kota Depok Jawa Barat yang digelar serentak pada 9 Desember 2020 tidak terjadi penularan COVID-19.

"Kami terus mengingatkan berbagai pihak untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat ketika menjalankan tahapan pilkada Depok," kata Pjs Wali Kota Depok Dedi Supandi di Depok, Selasa (13/10/2020).

Pihaknya lanjut dia, juga terus membahas soal penyelenggaraan Pilkada bebas COVID-19. Nantinya, kata dia, KPU Kota Depok akan menyelenggarakan kampanye terkait hal tersebut agar bisa dipenuhi semua pihak.

"Mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan agar terhindar dari COVID-19," katanya.

Saat ini KPU KOta Depok telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 1.229.362 pemilih.

Sementara itu Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna berkomitmen akan menyukseskan gelaran Pilkada di Kota Depok dengan kondusif dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

Dikatakannya sampai saat ini pihaknya telah menyelesaikan 99 persen tahapan Pilkada. Dengan begitu target ia berharap perhelatan Pilkada aman dan damai akan terwujud.

"Kami berharap masing-masing pasangan calon agar menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama kampanye agar terhindar dari COVID-19," ujarnya.

KPU) Kota Depok saat ini sedang membuka rekrutmen anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada 2020 yang bebas dari COVID-19 dengan jumlah kuota yang dibutuhkan sebanyak 36.135 orang untuk mengisi 4.015 tempat pemungutan suara.

Nana Shobarna mengatakan semua calon anggota KPPS harus menjalani rapid test COVID-19 agar dapat diketahui apakah hasilnya reaktif atau non reaktif. Pelaksanaan rapid test difasilitasi oleh KPU Kota Depok.

"Kalau reaktif tentunya kami akan langsung ganti dengan yang baru lagi. Ini sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19," katanya.