2021, Inspektorat Bidik Sistem Manajemen Anti Penyuapan

2021, Inspektorat Bidik Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Kepala Inspektorat Kota Bogor Pupung W Purnama mengatakan, pada 2021 mendatang pihaknya menargetkan penerapan sistem manajemen anti penyuapan. Saat ini, Inspektorat berkomitmen memegang prinsip integritas dan melaksanakan tugas sesuai koridor ketentuan. 

Pupung mengatakan, menjelang akhir tahun pihaknya disibukkan dengan review lima paket kebijakan Wali Kota Bogor. Kemudian, pada 2021 itu akan melakukan pendampingan dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk mendapatkan sertifikat ISO 37001 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

"Inspektorat sudah meraih beberapa capaian prestasi, sebut saja kapabilitas aktif di level 3, SPIP Kota Bogor di level 3, dan hasil evaluasi tindak lanjut pemeriksaan BPK di semester 2 ranking pertama dengan tingkat capaian 94 persen. Ini menunjukkan keseriusan Inspektorat melaksanakan tugas," ungkap Pupung, Rabu (14/10/2020).

Dia menambahkan, di masa Pandemi Covid-19 ini memang ada penyesuaian dalam pelaksanaan program kerja Inspektorat. Pengawasan tahunan kegiatan lebih berfokus kepada pendampingan, review terhadap usulan anggaran Covid-19 melalui virtual atau daring. 

"Pesan Sekda agar kami bisa terus mempertahankan kualitas dari produk yang dihasilkan Inspektorat walaupun banyak kegiatan yang menyita waktu. Asistensi atau pendampingan juga sama semuanya harus serius," tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati meminta Inspektorat untuk mendalami dan mengkaji betul setiap usulan anggaran, khususnya dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Bogor. 

"Tidak boleh asal-asalan, harus betul-betul dikaji dan dicermati. Saya ingin prinsip ini bisa diterapkan di OPD lainnya juga sekaligus turut mengawal reformasi birokrasi," ujar Syarifah. (Rizki Mauludi)