Ruben Onsu Hadapi Masalah Baru Soal Merek Dagang

Ruben Onsu Hadapi Masalah Baru Soal Merek Dagang
istimewa

Ruben Onsu dan Jordi Onsu, adiknya dinyatakan kalah dalam kasus kepemilikan merek Ayam Geprek Bensu. Namun kini, Ruben dan Jordi harus menghadapi masalah baru yang masih berkaitan dengan merek dagang.

"Benar sudah putusan yang mana Ruben Onsu sebagai tergugat dia kalah mengenai grafik desain soal kemasan," kata Bambang Nurcahyo selaku Humas PN Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Masalah baru ini bakal menjadi babak baru dalam perkara sengketa merek dagang kuliner Ayam Geprek Bensu. Perkara yang seyogianya sudah final tersebut ternyata jadi sengkarut.

Polemik terjadi lantaran Direktur Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia diduga menerbitkan surat penghapusan merek terdaftar yaitu PT. AYAM GEPREK BENNY SUJONO dan YANGCENT.

"Atas nama Klien saya akan menggugat Direktur Jendral Kekayaan Intelektual. Kami sangat menyayangkan tindakan Dirjen yang tidak profesional, terkesan sengaja, semena-mena menyalahgunakan kekuasaan menghapus merek-merek terdaftar klien kami," ungka[ Eddie Kusuma selaku kuasa hukum dari PT. Ayam Geprek Benny Sujono dan Yangcent, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Dirjen KI seharusnya hanya melaksanakan Putusan Mahkamah Agung membatalkan sertifikat merek-merek atas nama RSO dan bukan menghapus merek yang menang sengketa dengan Ruben Onsu tersebut.

"Ini malah kelebihan bertindak melampaui kewenagan menghapus merek-merek terdafar klien kami yang sudah sah dan mempunya kekuatan hukum tetap dalam putusan Mahkamah Agung," lanjut Eddie.

Sampai saat ini, baik Ruben Onsu dan Jordi Onsu belum memberikan keterangan terkait terbitnya surat dari Dirjen KI tersebut. (inilah.com)