Potret Kepribadian dalam Hal Ibadah

Potret Kepribadian dalam Hal Ibadah
Ilustrasi/Net

DI antara beberapa nukilan dari para ulama kita tentang kesungguhan beliau dalam ibadah dan menghambakan diri di hadapan Allah Subhanahu wa Taala di antaranya: Abdurrahman bin Abi Bakr al-Makki berkata, "Aku melihat Thawus dan di antara kedua mata beliau tampak bekas sujud."

Dari Ibnu Syudzib ia berkata, "Aku menyaksikan jenazah Thawus di Mekah pada tahun 150 H, manusia menyebut-nyebut dan memuji beliau. Semoga Allah Subhanahu wa Taala merahmati Abu Abdirrahman, ia telah berhaji sebanyak 40 kali."

Dari Dawud bin Ibrahim, ia menceritakan bahwa suatu hari seekor singa mengahalangi jalan kaum muslimin. Orang-orang melakukan ronda di malam tersebut, di waktu sahur singa tersebut baru pergi meninggalkan tempat tersebut, maka semua orang baik di kanan maupun di kiri- merebahkan tubuh-tubuh mereka dan tertidur.

Maka berdirilah Thawus untuk qiyamul lail (shalat malam), hingga ada seorang yang menegur beliau, "Apakah engkau tidak tidur, bukankah engkau semalaman berjaga malam?" Thawus mengatakan, "Akankah seorang muslim tidur di waktu sahur seperti ini dan tidak ibadah kepada Allah Subhanahu wa Taala..?"