Soal Rasio Kontak Erat, Kabupaten Cirebon Terbaik di Jabar

Soal Rasio Kontak Erat, Kabupaten Cirebon Terbaik di Jabar

INILAH, Cirebon - Kabupaten Cirebon berhasil meraih standar WHO dalam pencapaian rasio kontak erat orang yang terinfeksi virus Corona. Daerah di pantai utara ini  tercatat sebagai satu-satu yang terbaik dalam penanganan wabah Covid-19. Dari 28 daerah di Jawa Barat, Kabupaten Cirebon menempati posisi teratas dalam pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh lembaga di satuan tugas, Kabupaten Cirebon bisa memenuhi standar WHO dalam pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi," kata Jubir Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, rasio kontak erat per kasus konfirmasi, adalah upaya mencari kontak erat antara warga yang terpapar virus Corona dengan orang-orang terdekat. Untuk Standar WHO, minimal pada satu warga yang terpapar Corona, harus bisa mencari dan menelusuri kontak erat sejumlah dua puluh orang.

"Kalau berdasarkan standar WHO, rasio kontak itu 1 berbanding 20 dengan data detil seperti nama dan alamat atau by name by address. Kalau lebih tinggi lebih baik dan sebaliknya, jika lebih rendah dinilai kurang baik," jelas Nanan.

Nanang menjelaskan, saat ini rata-rata Jawa Barat, rasio kontaknya secara umum adalah 1:5,37. Hanya dua Kabupaten yaitu Kabupaten Cirebon dan Banjar, ternyata semua daerah rasio kontaknya di bawah 1:10. Sedangkan pencapaian rasio kontak erat per kasus konfirmasi di Kabupaten Cirebon yang tinggi, diambil dari laporan harian kementerian kesehatan. Laporan tersebut tercatat sampai Minggu ke 40 periode 5 - 11 Oktober 2020.

"Dari laporan itu, Kabupaten Cirebon sudah memenuhi rasio kontak erat per kasus konfirmasi ideal WHO. Prestasi ini harus terus dipertahankan di lapangan dalam penanggulangan Covid-19," ujarnya. (maman suharman)