UPI Menggelar Pidato Kehormatan Guru Besar

UPI Menggelar Pidato Kehormatan Guru Besar
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Pidato Kehormatan Guru Besar di Gymnasium, Senin (19/10/2020). Ada empat guru besar yang mengikuti yakni Sunaryo Kartadinata, Endang Danial, Djam'an Satori, dan Fuad Abdul Hamied.

Endang Danial mengungkapkan, pendidikan itu modal dasar setiap orang. Bahkan bagi seorang guru pun kini dituntut kreatif dalam segala bidang. Kalau tidak kreatif, pasti akan jauh tertinggal. 

"Bagaimana seorang guru itu bisa diturut, digugu dan ditiru. Apakah itu ucapannya, perilakunya. Misalnya lewat daring, atau lewat luring, sehingga dia bisa berkomunikasi dan momentum jadi guru yang kreatif itu yang bisa diterima masyarakat," katanya.

Sementara itu, Rektor UPI Solehuddin menambahkan hal ini harus menjadi pelajaran dan saling menghormati kepada jasa-jasa dan orang yang telah mengabdi untuk UPI yang luar biasa. Sepatutnya UPI menghargai dan menunjukan penghargaan itu kepada mereka, sekaligus juga untuk memberikan pelajaran kepada yang lain, tentang bagaimana setiap orang harus menghargai orang-orang kepada lembaga.

"Sudah sepatutnya kita menghargai jasa-jasa para guru besar ini," ujar Solehuddin.

Menurutnya, perjalanan para guru besar dalam mengabdikan diri baik dalam bidang akademik maupun non akademik sungguh luar biasa. Pengabdian itu sudah sepatutnya menjadi tauladan bagi generasi selanjutnya.

"Pengabdian mereka harus di contoh. Ini pembelajaran bagi generasi muda, agar terus belajar dan mengabdi bagi masyarakat luas. Semoga kedepan lahir guru besar yang sama kualitasnya bahkan lebih baik," terangnya.

Di sisi lain, Solehuddin mengungkapkan sejauh ini UPI terus melakukan upaya produktif atau kreatif untuk menambah jumlah guru besar ke Kemenristek Dikti. Bahkan, dorongan fasilitas dan dukungan untuk dosen terus digulirkan.

"Kami dukung setiap aktivitas dosen. Mulai dari fasilitasnya, risetnya, atau pun hal lainnya. Sejauh ini kurang lebih ada 10 dosen yang sedang diajukan jadi guru besar," pungkasnya. (Okky Adiana)