Hati-hati, Salat Berjamaah dengan Mukena Ngejreng Mencolok!

Hati-hati, Salat Berjamaah dengan Mukena Ngejreng Mencolok!
Ilustrasi/Net

SAAT ini, manakala gaya menjadi urusan utama, tak jarang kita melihat ada Muslimah yang melakukan salat (berjamaah) dengan menggunakan mukena gaya. Ada yang bergambar bunga-bunga besar, bahkan tak jarang bermotif polkadot. Bolehkah secara hukum Islam?

Menurut Ustaz Ammi Nur Baits, mukena seperti itu pasti sangat mengundang perhatian orang. Apalagi jika warnanya cerah, atau warna-warni berkilau. Sementara Nabishallallahu alaihi wa sallammengingatkan kita untuk menghindari pakaian yang mengundang perhatian orang. Beliau bersabda:

"Siapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, maka Allah akan memberinya pakaian hina pada hari kiamat." (Ahmad, Abu Daud, Nasai dalam Sunan Al-Kubro, dan dihasankan Al-Arnauth).

As-Sarkhasi mengatakan:

"Maksud hadis, seseorang tidak boleh memakai pakaian yang sangat bagus dan indah, sampai mengundang perhatian banyak orang. Atau memakai pakaian yang sangat jelek lusuh-, sampai mengundang perhatian banyak orang. Yang pertama, sebabnya karena berlebihan sementara yang kedua karena menunjukkan sikap terlalu pelit. Yang terbaik adalah pertengahan." (al-Mabsuth, 30:268)

Kita bisa mengambil kesimpulan dari keterangan di atas, bahwa pakaian yang mengundang perhatian banyak orang termasuk jenis pakaian syuhrah. Karena itu, dikhawatirkan mereka yang memakai mukena warna-warni atau semacamnya, termasuk dalam ancaman hadis di atas. [ ]