Sidang Putusan Kasus Sunda Empire Ditunda

Sidang Putusan Kasus Sunda Empire Ditunda
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung- Hakim ketua tidak bisa hadir, sidang putusan kasus dugaan penyebaran berita bohong Sunda Empire ditunda hingga pekan depan. 

Sidang putusan rencananya digelar di ruang utama PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Selasa (20/10/2020). Hakim anggota Mangipul Girsang sempat memanggil ketiga terdakwa, yakni Nasri Banks, Raden Ratnaningrum dan Ki Ageng Ranggasasana ke persidangan melalui teleconfrence.

"Agenda sidang hari ini penundaan pembacaan putusan. Hasil musyawarah majelis, pembacaan putusan akan ditetapkan Selasa mendatang tanggal 27 Oktober 2020" katanya.

Mangipul menjelaskan penundaan dilakukan lantaran dua hakim berhalangan hadir, yakni ketua majelis yang berdinas di Bekasi dan satu halim anggota masih menjalani cuti.

Sebelumnya. tiga petinggi Sunda Empire dituntut empat tahun penjara atas penyebaran berita bohong dan membuat keonaran. 

Dalam amar tuntutannya, jaksa Kejati Jabar Suharja menilai ketiga terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan menyebarkan berita bohong. Hal itu sesuai dakwaan ke satu Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 tahun 1946. 

"Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara masing-masing empat tahun penjara," ucap Jaksa. 

Dalam pembacaan tuntutan itu, jaksa menjelaskan perbuatan yang dilakukan ketiga terdakwa itu. Menurutnya, ketiganya terbukti melakukan dan turut serta melakukan perbuatan menyebarkan berita bohong dengan sengaja terkait adanya kerajaan Sunda Empire. 

"Akibat perbuatannya telah menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat Sunda. Karena telah mengotori dan mengusik keharmonisan masyarakat khususnya masyarakat Sunda," ujarnya.

Sunda Empire sendiri menghebohkan publik beberapa waktu ke belakang. Klaim-klaim fantastis kelompok itu dinilai sebagai bentuk berita bohong yang membuat keonaran di tengah masyarakat.