Bapas Bogor Resmi Ajukan Banding Soal Putusan PTUN yang Menangkan Bahar bin Smith

Bapas Bogor Resmi Ajukan Banding Soal Putusan PTUN yang Menangkan Bahar bin Smith

INILAH, Bandung - Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Jabar memastikan jika Balai Permasyarakatan (Bapas) Bogor telah resmi mengajukan nota banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan Habib Bahar bin Smith. 

Seperti diketahui Majelis hakim Pengadilan Tata Usah Negara (PTUN) Bandung mengabulkan gugatan habib Bahar bin Smith terkait surat keputusan pencabutan asimilasi. Hakim menyatakan surat keputusan yang menjadi dasar pencabutan asimilasi tidak sah.

Kadiv Pas KemenkumHAM Jabar Abdul Aris menyebutkan banding terhadap putusan PTUN Bandung sudah diajukan Bapas Bogor sejak Jumat 16 Oktober 2020. 

"Memang sejak putusan, Bapas sudah menyiapkan banding. Ini kan upaya saja, kita kan melaksanakan upaya hukum saja," katanya saat dihubungi, Selasa (20/10/2020). 

Dalam putusan ketua Majelis PTUN Bandung Faisal Zad menyatakan menolak eksepsi tergugat seluruhnya. Mengadili dalam pokok sengketa mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

 Surat keputusan Kepala Bapas Klas 2 Bogor dengan nomor W11.pas.pas.33.pk.01.05.02-1987 tanggal 18 Mei 2020 yang menjadi dasar pencabutan asimilasi yang dilakukan Kalapas Cibinong dengan surat nomor W11.pas.pas.11.pk.01.04-1473 tidak sah. 

"Mewajibkan tergugat mencabut keputusan Kepala Bapas klas 2 Bogor nomor W11.pas.pas.33.pk.01.05.02-1987 tanggal 18 Mei 2020 tentang pencabutan surat keputusan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas 2 Bogor," kata hakim. (Ahmad Sayuti)