Siswa SD Darul Hikam 'Berangkat' ke Jepang

Siswa SD Darul Hikam 'Berangkat' ke Jepang
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Sebanyak 68 siswa SD Darul Hikam menggelar kegiatan program belajar di alam dengan mengunjungi negara Jepang. Kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui zoom, Selasa (20/10/2020).

Wakasek Kurikulum Rahayu Supriatin mengatakan, program belajar di alam memang dilakukan SD Darul Hikam dan ini merupakan program bagian dari kesiswaan. Biasanya, program ini dilakukan secara langsung dengan membawa siswa ke alam terbuka, seperti, lingkungan, penelitian tanaman dan lainnya.

"Biasanya kita pasti membawa anak-anak (siswa) keluar, untuk secara langsung melihat real-nya tanaman, hewan, atau misalnya observasi tentang lingkungan. Cuma mungkin karena memang dimasa pandemi sekarang ini, kami tidak bisa melakukan secara langsung, maka kami lakukan dengan virtual," ujar Rahayu.

Dia menjelaskan kegiatan ini sebetulnya bukan masuk ke dalam mata pelajaran, tapi ini adalah program kesiswaan. Jadi program kesiswaan adalah ada lima pilar. Salah satunya ada pilar tentang motivasi dan wawasan.

"Anak-anak bisa mengenal waktu dan wawasan diluar sana, anak-anak bisa mengenal lingkungan yang mereka belum tahu," imbuhnya.

Selain itu, kata Rahayu, tujuan besarnya adalah ingin memperhatikan perkembangan siswa yang mengenalkan lingkungan perkembangan ilmu pengetahuan. Misalnya, bagaimana orang-orang Jepang, anak-anak di Jepang seperti apa, Jepang itu negara yang besar dan lain sebagainya.

"Kita giring anak-anak mempelajari kebaikan-kebaikan, dari hal-hal positif dari negara lain yang kita bisa contoh. Ini siswa yang ikut kegiatan ini adalah, dari kelas satu sampai kelas enam. Khusus untuk kelas tiga melakukannya hari ini untuk memberikan wawasan tentang negara Jepang," ungkap Rahayu.

Dia menambahkan meskipun secara virtual, anak-anak harus bisa mempresentasikannya. Apa yang mereka lihat, apa yang mereka pelajari dari negara Jepang. Jadi nanti ada sesinya setelah ini, anak-anak membuat laporan tentang negara ini, kemudian mereka dikasih kisi-kisi, apa yang harus mereka presentasikan.

"Misalnya, mereka melihat ada kok negara ini bersih, apa yang harus mereka lakukan, mereka diajarkan kisi-kisinya untuk bisa mempresntasikan apa yang mereka lihat hari ini," imbuhnya.

Dia berharap pihaknya ingin memberikan wawasan yang lebih banyak untuk anak-anak. Kemudian memberikan motivasi kepada anak-anak bahwa negara lain bisa lebih maju.

"Mudah-mudahan bisa memberi motivasi buat anak-anak, bahwa mereka juga bisa lebih baik dari yang lain," pungkas Rahayu. (Okky Adiana)