Draft Perpanjangan PKS Pengelolaan TPAS Galuga Tunggu Persetujuan DPRD

Draft Perpanjangan PKS Pengelolaan TPAS Galuga Tunggu Persetujuan DPRD
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Pemkab dan Pemkot Bogor melakukan rapat pembahasan final draft perpanjangan perjanjian kerja sama (PKS) pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Rapat yang dilakukan di Gedung Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor ini dipimpin masing-masing Sekda dan dihadiri Dinas Lingkungan Hidup, Kabag Kerjasama, Kabag Pemerintahan,Tim Koordinasi Kerjasama Daerah Kota Bogor, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Bappeda Litbang, BPKAD, Tim Koordinasi Kerjasama Daerah Kabupaten Bogor, Camat Cibungbulang, Kepala Desa Dukuh, Kepala Desa Galuga, dan Kepala Desa Cijujung.

"Hari ini kami melakukan rapat pembahasan final draft perpanjangan perjanjian kerja sama pengelolaan TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang karena perjanjian kerjasama saat ini habis pada akhir Bulan Desember tahun ini. Pekan depan ami akan konsultasikan dengan masing-masing DPRD lalu jika disetujui akan ditanda tangani oleh Bupati dan Wali Kota Bogor," ujar Sekda Kota Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Dia menerangkan, ada 12 point yang menjadi pembahasan mulai dari ritasi sampah, hak kewajiban, penangganan bencana, penyemprotan agar tidak ada nyamuk, operasional Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) dan lainnya.

"12 point yang menjadi pembahasan sudah disepakati bagaimana hak kewajiban masing-masing Pemkab maupun Pemkot Bogor, nanti bakal akan ada kenaikan kompensasi dampak negatif (KDN) yang diberikan Pemkab dan Pemkot Bogor," terang anak mantan Bupati Bogor Ayip Rughby itu.

Syarifah menuturkan, dalam rapat pembahasan final draft perpanjangan perjanjian kerja sama pengelolaan TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang jika Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Nambo, Klapanunggal beroperasi maka tidak otomatis operasional TPAS Galuga berhenti beroperasi.

"Tidak sederhana itu menutup TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang dan bakal ada pembahasan lagi antar Pemkab dan Pemkot Bogor," tuturnya.

Mengenai Pemkab Bogor yang belum memiliki IPAL, Kepala DLH Kabupaten Bogor Asnan memaparkan dengan PKS pengelolaan TPAS Galuga yang baru maka Pemkab Bogor bisa ikut menggunakan IPAL milik Kota Bogor.

"Perjanjian kerja sama pengelolaan TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang yang baru ini sudah mengatur bahwa IPAL yang saat ini dimiliki Pemkot Bogor bisa digunakan juga oleh Pemkab Bogor," papar Asnan.

Dia melanjutkan, Pemkab Bogor akan menambah luas area lahan pembuangan sampah dari wilayah Kabupaten Bogor, dimana jajarannya akan melakukan pembebasan lahan seluas 4.000 meter.

"Dengan tambahan lahan seluas 4.000 meter, maka luas area lahan pembuangan sampah dari Kabupaten Bogor bertambah menjadi 4,1 hektare dari luas lahan sebelumnya yaitu 3,7 hektare," lanjutnya. (Reza Zurifwan)