BNNK Bogor Bentuk Agen Rehabilitasi Berbasis Masyarakat 

BNNK Bogor Bentuk Agen Rehabilitasi Berbasis Masyarakat 
istimewa

INILAH, Bogor-BNN Kabupaten Bogor membentuk IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) di tiga desa/ kelurahan Kabupaten/ Kota Bogor. 

Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan pembekalan mengenai program rehabilitasi selama dua hari dari tanggal 19 Oktober 2020 s.d 20 Oktober 2020. 

Pembekalan dilaksanakan secara Virtual melalui Aplikasi Cisco Webex. Desa Cimande, Desa Ciburuy dan Kelurahan Kayumanis menjadi perwakilan pelaksanaan program IBM (Intervensi berbasis masyarakat) di wilayah Kabupaten/ Kota Bogor. 

Peserta berjumlah 30 orang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, dan perangkat Desa. Masyarakat diharapkan memiliki kompetensi dasar mengenai rehabilitasi.

Program IBM ini menjadi solusi karena lembaga rehab memiliki keterbatasan dalam menangani jumlah penyalahguna narkotika yang terus meningkat. 

Selain itu IBM hadir sebagai bentuk peran aktif masyarakat mengenai pelaksanaan program rehabilitasi berbasis masyarakat. Hal ini menjadi program penyangga dalam rangka mendukung Desa/Kelurahan Bersinar bersih narkoba di Kabupaten/Kota Bogor. 

Plt Kasi Rehabilitasi BNNK Bogor, dr Aprilia Lewanna,  menyampaikan pelatihan kali ini sangat bagus. Materinya juga sangat bagus. Tapi sayangnya kegiatan terkendala dengan sinyal, sehingga materi yang disampaikan kurang jelas. Akan tetapi kendala tersebut tidak menutupi antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan. 

“Peserta diharapkan paham akan materi IBM, sehingga bisa menjalankan tugasnya sebagai kader IBM” Jelas Aprilia kepada wartawan, Kamis, (22/10)

Selain itu dirinya menambahkan peran aktif masyarakat sudah diatur dalam UU No 35 Tahun 2009.  Jadi masyarakat tidak usah khawatir untuk berperan aktif terhadap pelaksanaan program P4GN Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di lingkungan. 

Kepala BNN Kabupaten Bogor, AKBP Teguh Purwanto, menyampaikan apresiasi tertinggi pada masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan IBM. Apabila menemukan di lingkungannya ada yang direhabiliasi silahkan datang ke Kantor BNN Kabupaten Bogor. Dirinya menambahkan dengan terbentuknya IBM diharapkan dapat menekan angka permintaan terhadap penyalahgunaan Narkotika. 

“Apabila ada peredaran di lingkungannya silahkan hubungi kami. Data pelapor akan dirahasiakan. Apabila ada yang ingin bertaubat/direhab silahkan datang ke kantor kami. Nanti akan direhab oleh dokter kami.” Jelas AKBP Teguh. (Reza Zurifwan)