Pemkot Cirebon Tak Permasalahkan Terkait Zona Merah Covid-19

Pemkot Cirebon Tak Permasalahkan Terkait Zona Merah Covid-19
Wali Kota Cirebon, Jawa Barat Nasrudin Azis. (antara)

INILAH, Cirebon - Wali Kota Cirebon, Jawa Barat Nasrudin Azis mengatakan tidak mempermasalahkan terkait daerahnya masuk zona merah Covid-19, namun yang terpenting yaitu mengantisipasi lonjakan pasien.

"Yang terpenting kami menyiapkan program untuk mengantisipasi lonjakan masyarakat terpapar Covid-19," kata Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, di Cirebon, Rabu.

Azis mengaku tidak mempermasalahkan status zona penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon yang saat ini dinyatakan zona merah atau risiko penyebaran tinggi.

Karena, kata Azis lagi, pihaknya lebih memikirkan bagaimana warga Kota Cirebon yang terpapar Covid-19 baru bisa ditangani dengan maksimal serta tempat isolasi tersedia. "Konsentrasi kami bukan status merah atau kuning, tapi bagaimana kami menanggulangi, memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya lagi.

Dia juga terus mengajak semua masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan, agar bisa mencegah penyebaran Covid-19. Pemkot Cirebon telah menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat dengan memberlakukan sistem buka-tutup jalur di sembilan jalan.

Kemudian, diberlakukan pembatasan jam operasional bagi pertokoan, restoran, dan pusat perbelanjaan. Pembatasan aktivitas masyarakat ini berlaku hingga akhir Oktober 2020 nanti. (antara)