Mumpung Air Melimpah, Dispangtan Purwakarta Imbau Petani Segera Tanam

Mumpung Air Melimpah, Dispangtan Purwakarta Imbau Petani Segera Tanam

INILAH, Purwakarta – Di Kabupaten Purwakarta, ketersediaan air untuk kebutuhan pesawahan sampai saat ini masih sangat melimpah. Sehingga, hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi petani untuk melakukan tanam padi. Atas dasar itu, Dinas Pangan dan Pertanian setempat, mendorong para petani supaya tak menunda masa tanami.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan menuturkan, sampai saat ini ketersediaan air masih cukup melimpah. Kendati, beberapa bulan terakhir merupakan musim kemarau. Ini menjadi sebuah keuntungan bagi petani, terlebih di bulan Oktober ini curah hujan yang turun juga mulai tinggi.

“Air sedang melimpah, kami mengimbau kepada petani untuk memercepat masa tanam. Hal itu, untuk mengejar puncak musim hujan. Ini, untuk meminimalisasi sawah kebanjiran saat puncak musim hujan nanti,” ujar Agus kepada INILAH, Kamis (22/10/2020).

Agus menjelaskan, pihaknya telah menyebar imbauan supaya petani bisa segera memercepat masa tanam medio Oktober 2020 hingga Maret 2021. Karena menurutnya, dengan melimpahnya air tak ada alasan lagi bagi petani untuk menunda tanam.

“Harus diwaspadai juga banjir di musim hujan. Kami khawatir, jika tak cepat tanam, tanaman padi yang baru disemai bisa terendam air saat puncak musim hujan nanti,” jelas dia.

Agus mengaku, pada saat musim rendeng ini pihaknya menargetkan luasan sawah yang tanam mencapai 21.381 hektare. Target tanam tahun ini, meningkat dibandingkan target Oktober-Maret tahun lalu.

Karena, musim hujan pada tahun ini lebih merata di seluruh wilayah. Berdasarkan perhitungan data produksi tahun sebelumnya, diperkiraan musim tanam Oktober-Maret ini dapat menghasilkan sekutar 71.813 ton beras.

Sehingga, dapat memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Purwakarta. Apalagi, kata Agus, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan hasil produksi dan produktivitas. Serta, menjadikan pertanian sebagai andalan ekonomi di Purwakarta. Terutama, saat pandemi Covid-19 ini.

“Hal ini, selaras dengan misi ke IV Kabupaten Purwakarta pada RPJMD 2018-2023 , yaitu terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan daya saing pertanian, perikanan dan peternakan,” pungkasnya. (Asep Mulyana)