Dorr... Polisi Tembak Perampok Mini Market di Cimareme

Dorr... Polisi Tembak Perampok Mini Market di Cimareme
Ilustrasi
INILAH, Cimahi- Sakit hati, AF (23) nekat menjarah mini market tempatnya bekerja. Namun apes, aksinya ketahuan. AF pun tersungkur saat timah panas menembus betisnya. 
 
Aksi perampokan yang dilakukan AF terjadi di minimarket Jalan Raya Cimareme, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/2) pagi atau sekitar pukul 04.30 WIB. 
 
Saat beraksi AF swngaja menutupi wajahnya dengan helm full face, dan berbekal senjata tajam (sajam) jenis pisau untuk mengancam karyawan mini market. Saat beraksi, AF pun terekam kamera pemantau (CCTV).
 
Megi (25), salah seorang pegawai mengaku saat tiba pelaku langsung menghampirinya di bagian kasir dan  mengancamnya, serta  memaksa menunjukan kunci brankas dan meminta diantar ke gudang.
 
"Di gudang dia nanya  lagi dimana kunci brangkasnya, saya bilang kunci brangkasnya lagi ditemen," katanya.
 
Setelah dari gudang, pelaku mengajak Megi ke area kasir. Pelaku membuka mesin kasir dan membawa semua uang yang ada. Nilanya mencapai Rp 2 juta, dan langsung melarikan diri. 
 
Setelah dirasa aman, Megi lantas meminta tolong kepada orang yang berada di dalam minimarket, yang kebetulan orang itu adalah petugas kepolisian yang tengah melaksanakan patroli. 
 
Pelaku sempat mencoba kabur, namun berhasil diamankan petugas kepolisian, dan menembak kaki kirinya.
 
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya kejadian pencurian di sebuah minimarket tersebut. Kebetulan saat itu anggotanya tengah melakukan kring serse. 
 
"Pelaku terlihat membawa senjata di jaketnya dan upaya dari anggota berusaha untuk mengamankan tapi ada perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur untuk dilumpuhkan," katanya.
 
Pelaki kini sudah diamankan di Mapolres Cimahi, setelah sebelumnya dirawat di Sartika Asih. Saat diinterograsi, AF mengakubnekat melakukan aksinya lantaran sakit hati. 
 
"Pelaku ini sakit hati. Berhenti kerja Juni 2018, dia mantan atasan korban," ujarnya.
 
Selain itu, ibi bukan kali pertama AF melakukan aksi perampokan terhadap minimarket. Dia pernah melakukan aksinya sebanyak tiga kali di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, dengan hasil mencapai ratusan juta.
 
Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tetang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman diatas lima tahun penjara.