Perumda Tirta Raharja Optimalkan Pelayanan di Musim Kemarau 2020

Perumda Tirta Raharja Optimalkan Pelayanan di Musim Kemarau 2020
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Guna mengantisipasi musim kemarau tahun ini, Perumda Air Minum Tirta Raharja tetap berupaya memberikan pelayanan optimal pada pelanggannya.

Manajer Humas dan Kesekretariatan Sri Hartati mengatakan, saat ini pendistribusian air minum pada masyarakat di wilayah selatan mulai ada penurunan. Hal ini terjadi karena ketersediaan air baku Situ Cileunca mengalami penurunan kapasitas.

"Untuk itu kepada pelanggan di wilayah selatan dan sekitarnya untuk mulai menyiapkan penampungan air secukupnya. Khususnya untuk mengantisipasi ketidaksediaan air minum saat pengaliran dari perpipaan Perumda Air Minum Tirta Raharja mengalami fluktuasi atau terhenti pengalirannya di rumah pelanggan," kata Sri melalui sambungan telepon, Jumat (23/10/2020).

Dia menjelaskan, sumber air baku dari Situ Cileunca yang mengaliri sungai Cisangkuy itu melayani pelanggan wilayah selatan yang meliputi wilayah Soreang, Ciwidey, Banjaran, Pangalengan, Kutawaringin dan sekitarnya. Penurunan kapasitas sumber air di wilayah selatan pada musim kemarau ini bisa turun lebih dari 50 persen dari rata rata normal yakni 170 liter per detik turun menjadi 130 liter per detik.

"Saat ini kaki melakukan berbagai upaya antisipasi pada sistem produksi, distribusi dan instrumen lainnya pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan melakukan pendistribusian dan pemeliharaan pada seluruh sistem produksi dan jaringan perpipaan secara periodik sebagai kegiatan rutin," ujarnya.

Sri melanjutkan, adanya pandemi virus corona ini relatif berdampak terhadap aktivitas operasional. Sehingga diperlakukan antisipasi terhadap risiko dan kondisi kesehatan petugas operasional Perumda Air Minum Tirta Raharja saat menangani persoalan di nalapangan. Sehingga aktivitas pemeliharaan dan pemeriksaan teknis dilakukan secara cepat, efektif, dan efisien dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Upaya optimalisasi pelayanan pada pelanggan diantaranya, melakukan rekayasa jaringan pipa distribusi. Kemudian monitoring tekanan air untuk menjaga kontinuitas pengaliran, mobilisasi unit armada tangki secara gratis kepada masyarakat pelanggan yang tidak mendapat air. Menyediakan kran umum di kantor Pelayanan bagi pelanggan yang terdampak," katanya.

Saat ini, jumlah sambungan rumah (SR) di wilayah selatan sebanyak 34.264 SR. Terdiri dari Soreang sebanyak 19.084 SR, Ciwidey 1.976 SR, Banjaran 8.432 SR, Pangalengan 3.970 SR, dan Kutawaringin 802 SR. Saat ini wilayah yang terdampak yakni wilayah pelayanan Soreang yang meliputi Taman Kopo Katapang, Komplek Topindo, Komplek Halimun, Bumi Sukagalih, Kampung Pangauban, Komplek De Sangkang, dan Ciwidey.

"Untuk pelanggan yang membutuhkan pelayanan suplai air via armada tangki, dapat mengajukan permohonan yang dikoordinir ketua RT, RW atau Tokoh masyarakat. Selain itu, untuk memudahkan pelanggan dalam untuk menyampaikan keluhan pelayanan armada tangki, dan membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi atau mengirim pesan, ke petugas pelayanan langganan kami di wilayah Selatan dengan format Nama_No Pelanggan_Uraian Pengaduan ke nomor Pengaduan Pelanggan PERUMDA Air Minum Tirta Raharja Via WhatsApp ke 08112228563 dan nomor koordinator penanggulangan armada air tangki ke 08112042405," ujarnya. (Dani R Nugraha)