Tangani Bencana Saat Pandemi, BPBD Jabar Terapkan Prokes

Tangani Bencana Saat Pandemi, BPBD Jabar Terapkan Prokes
net

INILAH, Bandung - Memasuki musim penghujan, BPBD Jabar lakukan pemetaan bencana, berdasarkan beberapa kejadian bencana alam yang terjadi di tahun 2019, di Jabar. Untuk penanganan di pengungsian, BPBD pun bakal menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes).

Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman mengatakan, soal kerawanan bencana di Jabar pihaknya menyiapkan prosedur penanganan bencana, di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Adapun langkah yang dilakukan meliputi menerapkan protokol kesehatan di tempat pengungsian.

"Tempat pengungsian harus mempunya ventilasi dan sirkulasi udara yang bagus, kemudian tempat pengungsian harus dibedakan bagi pengungsi yang sehat dengan probable," kata Pusdalops BPBD Jabar, Budi Budiman, saat dihubungi via ponselnya, Jumat (23/10/2020).

Manajemen yang disiapkan di tempat pengungsian, petugas kewilayahan bersama BPBD wajib memisahkan lokasi pengungsian bagi yang sehat dengan yang probable. Lalu memastikan ada sekat dan jarak antar keluarga di pengungsian agar tak terjadi kontak demi meminimalkan penyebaran Covid-19. Tak hanya itu, petugas juga wajib melakukan desinfeksi tempat pengungsian dan sarana prasarananya.

"Harus juga menyediakan tempat cuci tangan disertai sabun dan air mengalir di tempat pengungsian dan memastikan thermometer tersedia dan berfungsi dengan baik pada lokasi pengungsian untuk mengecek suhu pengungsi," katanya.

Adapun pelayanan yang harus dilakukan dari petugas ke masyarakat meliputi, mengukur suhu badan pengungsi sebelum memasuki lokasi pengungsian, memastikan pengungsi membawa dan menggunakan masker, memeriksa riwayat kesehatan pengungsi dan riwayat perjalannya.

Sementara daerah yang di prediksi bakal terjadi zona merah tanah longsor meliputi daerah Bogor Kota, Kabupaten Bogor, Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat,  Sumedang, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Untuk daerah yang dapat terjadi banjir bandang, meliput, Bogor, Purwakarta, dan Sumedang. Terakhir, daerah yang bakal mengalami cuaca ekstrim, diantara meliputi wilayah Kota Bandung, Kota Bogor, Depok, Bandung Barat, Tasikmalaya, Banjar dan Cirebon. (Ahmad Sayuti)