Dinkes Kabupaten Cirebon Bakal Uji Usap Massal Ribuan Nelayan dan Petani

Dinkes Kabupaten Cirebon Bakal Uji Usap Massal Ribuan Nelayan dan Petani
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Ribuan nelayan dan petani yang ada di Kabupaten Cirebon, menjadi sasaran swab test/uji usap massal. Targetnya, harus ada 1.300 nelayan dan petani yang akan dites. 

Hal itu mulai dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon. Uji usap massal dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 klaster nelayan dan petani. Demikian dikatakan Kadinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni, Minggu (25/10/2020).

Dia menjelaskan, target dari swab massal untuk petani dan nelayan itu total 1.300 orang untuk semua wilayah. Saat ini, pihaknya sedang melakukan swab massal, di Kecamatan Gebang. Namun, swab nya sendiri belum selesai mengingat banyaknya nelayan dan petani yang antri melakukan swab 

"Kita targetkan total nelayan dan petani yang di swab massal jumlahnya 1.300 orang. Perhitungannya mungkin setengahnya petani, setengahnya nelayan. Asal totalnya 1.300 orang. Ini untuk mengecek, berapa banyak yang terkonfirmasi," ungkap Enny.

Sebenarnya lanjut Enny, swab massal untuk kalangan nelayan dan petani, sudah masuk dalam rencana Dinkes.  Kalaupun ada yang sudah terkonfirmasi dari kalangan petani diwilayah Gebang, itu hanya kebetulan saja. Artinya, dengan begitu otomatis Dinkes terus melakukan swab di wilayah pantai. 

"Bukan berarti swab massal ini karena ada yang terkonfirmasi dikalangan petani. Ini memang murni target kita, untuk mengetahui sampai berapa banyak nelayan dan petani yang terkonfirmasi. Tapi mudah-mudahan jumlahnya tidak terlalu banyak," ungkap Enny.

Sedangkan target yang akan dikakukan untuk swab nelayan dan petani, adalah wilayah pesisir. Enny menyebutkan, saat ini proses swab massal sedang berlangsung di kecamatan Gebang. Menyusul Kecamatan Asjab, Losari, Astanalanggar, Gunung jati serta semua daerah pantai yang ada di Kabupaten Cirebon. Namun, target swabb terkadang terkendala dengan kemauan warga yang akan di swabb.

"Kemarin saja di Gebang target 100 orang, tapi yang datang hanya puluhan. Banyak yang tidak mau. Tapi tetap kita sesuai target. Ini upaya kita mengetahui berapa banyak sih kasus konfirmasi dilingkungan nelayan dan petani," jelas Enny.

Enny menambahkan, saat ini sudah ada 1.101 kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Jumlah tersebut adalah dari kasus bergejala sebanyak 445 orang, dan kasus tanpa gejala berjumlah 656 orang. Tercatat, ada total 172 orang yang masih dalam perawatan rumah sakit dan isolasi mandiri. Sedangkan total yang sudah selesai isolasi berjumlah 863 orang. Sementara sejak covid menyerang Kabupaten Cirebon, sudah ada 66 orang yang meninggal dunia.

"Kami tetap sarankan untuk menjalankan protokol kesehatan. Biasakan pakai masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Kalau masyarakat patuh menjalankan protokol kesehatan, penyebaran covid di Kabupaten Cirebon, bisa ditekan," tukas Enny. (Maman Suharman)