Konsumsi Buah Agar Terhindar dari Infeksi Penyakit

Konsumsi Buah Agar Terhindar dari Infeksi Penyakit
ilustrasi

INILAH,  Jakarta - Pandemi Covid-19 berdampak sangat luas terutama bagi banyak keluarga atau kelompok yang rentan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia mengkhawatirkan dampak pandemi COVID-19 pada status gizi dari mereka yang paling terdampak, terutama mereka yang dari keluarga miskin dan rentan. Pada awal krisis, diperkirakan 2 juta anak balita di Indonesia mengalami wasting (gizi kurang), 7 juta anak stunting (pendek) dan 2 juta lainnya kelebihan berat badan.

Terlebih di masa pandemi ini, pemenuhan gizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi berbagai penyakit. Edukasi dan ajakan untuk mengonsumsi buah setiap hari untuk menjaga kesehatan sangat penting.

Dokter Spesialis Gizi, dr. Florentina M. Rahardja, M.Gizi, Sp.GK menjelaskan, mikronutrien (zat gizi mikro) adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit, namun berperan sangat penting dalam pembentukan hormon, aktivitas enzim berbagai metabolisme dalam tubuh, termasuk kerja sistem imun.

Nutrien yang dimaksud dalam mikronutrien adalah vitamin dan mineral. Salah satu sumber vitamin dan mineral yang alami adalah buah-buahan.

"Kelompok yang paling mudah mengalami kekurangan mikronutrien adalah ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak. Bagi anak-anak, kekurangan mikronutrien dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan, menurunkan fungsi kognitif dan menurunkan imunitas. Pada akhirnya anak menjadi rentan terhadap infeksi dan berdampak pada prestasi di sekolah," kata Dokter Spesialis Gizi, dr. Florentina M. Rahardja, M.Gizi, Sp.GK, saat webinar sunpridebuatkebaikan, Jakarta, Minggu, (25/10/2020).

Lebih lanjut dr. Florentina mengatakan, karena kekurangan mikronutrien dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak, maka kecukupan mikronutrien mereka sangatlah penting. Buah dapat diberikan sejak usia enam bulan sebagai makanan tambahan.

"Buah yang diberikan juga harus bervariasi agar vitamin dan mineral yang diperoleh beragam serta anak tidak bosan. Pisang adalah salah satu buah yang tinggi mikronutrien yaitu kalium, karbohidrat, serat, vitamin C dan lainnya," tambahnya.

Cindyanto Kristian selaku Chief Executive Officer PT Sewu Segar Nusantara (SSN) mengatakan, melihat risiko yang tinggi pada anak, maka program #SunprideBuatKebaikan ditujukan untuk anak-anak dari keluarga yang mengalami kesulitan menyediakan buah bagi anak-anak.

"Untuk menjangkau anak-anak, kami bersinergi dengan Yayasan Waroeng Imaji, ReachOut Foundation dan Foodbank of Indonesia. Kami sangat mengapresiasi sinergi positif ini," papar Cindyanto.

Lantas, apa saja buat yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh di tengah pandemi covid-19? Berikut adalah beberapa jenisnya.

1. Pisang

Pisang memiliki sumber serat, kalium, dan magnesium, seria antioksidan.

Pisang memiliki indeks glikemik rendah 30 - 40 yang belum mawang, serta 50-60 yang sudah matang.

2. Jambu

Tinggi kadungan vitamin C meliputi 226,59 mg. Memiliki sumber kalium 159,96 mg, dan magnesium 22,88 mg.

Sangat bermanfaat untuk membantu penyerapan zat besi.

3. Nanas

Mengandung vitamin C 51,91 mg, memiliki antioksidan, membantu pencernaan protein, anti inflamasi natural, dan mempercepat recovery.

4. Papaya

Dapat mencegah konstipasi, memiliki vitamin C 58,5 mg, kalsium 17,25 mg, 10 mg zat besi, dan 180 mg kalium. (inilah.com)