Hancurkan Masker Sebelum Dibuang ke Tempat Sampah  

Hancurkan Masker Sebelum Dibuang ke Tempat Sampah  
istimewa

INILAH, Purwakarta – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyamakan persepsi dan menguatkan komitmen dalam hal menjaga kebersihan lingkungan dari ancaman sampah.

Ajakan tersebut, bukan tanpa alasan. Mengingat, sejauh ini budaya bersih dan nyaman di masyarakat rendah. Salah satu contohnya, bisa dilihat dari masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah disembarang tempat dan dengan waktu yang tidak tepat. Bahkan, ada juga yang masih mencampur sampah rumah tangga dengan sampah medis, semisal masker.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Acep Yulimulya menuturkan, setiap harinya petugas kebersihan yang ada dibawah naungan dinasnya diterjunkan untuk mengurusi sampah. Para petugas ini, terdiri dari petugas penyapu jalan, petugas penyisir yang mengangkut sampah menuju TPA Cikolotok, hingga sopir dan awak armada sampah.

Namun dia berpendapat, dalam pengelolaan sampah ini seluruh element dan stakeholder harus juga terlibat tanpa terkecuali. Artinya, tak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dengan kata lain, menyelamatkan lingkungan harus menjadi bagian dari komitmen bersama.

“Menjaga Purwakarta tetap bersih, adalah tanggung jawab kami. Namun, kami pun mengajak masyarakat untuk terlibat membantu kami demi terciptanya lingkungan yang bersih,” ujar Acep kepada INILAH, Senin (26/10/2020).

Acep menuturkan, salah satu keterlibatan masyarakat ini salah satunya bisa dengan cara mendisiplinkan buang sampah rumah tangga ke tempat penampungan sementara sesuai jadwal. Hal itu, sebagai bagian dari antisipasi penumpukan dan meminimalisasi sampah tak terangkut armada pengangkut sampah.

Selain ajakan tersebut, Acep juga berpesan kepada masyarakat untuk membantu jajarannya selama masa pandemic covid-19 ini. Caranya, dengan tidak membuang sampah medis sembarangan. Misalnya, tisu, masker medis sekali pakai dan sarung tangan sekali pakai.

“Kami berharap kerjasamanya dari masyarakat. Karena, dengan cara memilah sampah dari rumah bisa mengurangi resiko penularan covid-19. Ini pun termasuk, upaya melindungi para petugas kebersihan dari terpapar virus,” jelas dia.

Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus. Caranya, masyarakat yang menggunakan masker sekali pakai untuk tidak langsung membuangnya ke tempat sampah.

Adapun cara bijak membuangnya, lanjut dia, di antaranya dengan terlebih dahulu menyemprotkan cairan disinfektan atau mencucinya terlebih dahulu, kemudian menggunting beberapa bagiannya supaya tidak disalahgunakan dikemudian hari oleh orang yang tak bertanggun jawab.

“Sebelum dibuang, itu digunting atau dibuat hancur dulu. Kemudian, pisahkan dengan sampah rumah tangga lainnya baru dibuang,” tambah dia. (Asep Mulyana)