Penyandang Disabilitas Diharapkan Turut Terlibat dalam Pengawasan Pilbup Bandung 2020

Penyandang Disabilitas Diharapkan Turut Terlibat dalam Pengawasan Pilbup Bandung 2020
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung berharap para peyandang disabilitas turut berkontribusi dalam pengawasan pada penyelenggaraan pemilihan bupati (Pilbup) Bandung 2020. 

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia mengatakan, jumlah peyandang disabilitas yang memiliki hak suara pada pesta demokrasi Pilkada tahun ini sebanyak 2.524 orang. 

"Jumlah ini meliputi  disabilitas fisik sebanyak 1.296, disabilitas intelektual 267, disabilitas mental 487 orang dan disabilitas sensorik sebanyak 474 orang," kata Hedi di sela sosialisasi pengawasan partisipatif bersama peyandang disabilitas di Jalan Raya Kopo, Senin (26/10/2020).

Dia menyebutkan, dengan adanya sosialisasi tersebut para penyandang disabilitas diimbau untuk lebih sadar dengan hak dan kewajibannya, mereka mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan dan menyampaikannya kepada Bawaslu apabila terjadi hal-hal yang bertentangan dengan regulasi. 

"Semisal, nama mereka tidak ada di daftar pemilih, kemudian TPS yang dibuat KPPS itu ternyata ada tangganya, surat suara tidak sesuai dengan tamplate yang ramah dengan disabilitas. Hal seperti itu yang kita harapkan ada kontribusi dari mereka juga, tidak hanya selesai di sosialisasi ini. Tapi bagaimana action nanti di lapangan ketika terjadi hal yang bertentangan," ujarnya.

Hedi menambahkan, keterlibatan pada penyandang disabilitas ini pun pada pelaksanaan pemilu sebelumnya sudah pernah dilakukan Bawaslu. 

"Memang untuk Pilkada baru kali ini, kenapa baru kali ini karena banyak segmen kelompok masyarakat yang harus kita sentuh dan libatkan. Jadi kita juga berusaha untuk melibatkan semua pihak tanpa melihat status sosial dan sebagainya. Hanya mungkin perlu waktu saja dan ada keterbatasan yang mungkin harus bisa dipahami juga," katanya. (Dani R Nugraha)