46 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi di Pangandaran

46 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi di Pangandaran
istimewa

 

INILAH,  Bandung - Sebanyak 46 orang pelanggar protokol kesehatan, berhasil terjaring Operasi Yustisi yang dilakukan Polres Ciamis melalui Polsek Pangandaran. Sanksinya pun beragam, mulai dari teguran lisan hingga sanksi sosial.

Kapolsek Kompol Suyadi, menjelaskan, Operasi Yustisi merupakan bentuk kepedulian Polri dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan. Terlebih, wilayah Pangandaran merupakan objek wisata yang menjadi tujuan masyarakat mengisi waktu libur.

"Operasi ini kami gelar semata-mata hanya untuk meningkatkan kesadaran bahwa pandemi belum usai, oleh karenanya protokol kesehatan tidak bisa diabaikan," ucap Suyadi saat ditemui usai pelaksanaan Operasi Yustisi di sekitat Jalan Lapang Merdeka, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (26/10/2020).

Suyadi menyebutkan, pada operasi yustisi kali ini pihaknya melibatkan puluhan personel gabungan. Mereka terdiri dari 20 personel Polres Ciamis Polda Jabar, 10 personel Sat Pol PP Kabupaten Pangandaran, dan 13 personel Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran.

Hasilnya, lanjut Suyadi, Puluhan orang pun berhasil terjaring dalam operasi tersebut. Mereka diberikan peringatan berupa terguran lisan hingga sanksi sosial.

"Operasi yustisi kali ini, sebanyak 46 orang pelanggar protokol kesehatan kami tindak dengan beragam penindakan. 15 orang kami berikan teguran lisan, 15 teguran tertulis, 1 orang sanksi sosial mengucap Pancasila dan 15 orang sanksi fisik berupa push up," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago menambahkan, bahwa operasi yustisi ini dilaksanakan guna memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk selelu menerapkan protokol kesehatan. Terlebih seiring dengan diperketatnya Pembatasan Sosial Berskala Mikro di wilayah hukum Polsek Pangandaran Polres Ciamis Polda Jabar.

"Dengan disiplin protokol kesehatan, tentunya itu salah satu cara kita bersama membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Cegah Covid-19 ingat selalu protokol kesehatan yang 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta tidak berkerumun," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)