Libur Panjang, Polisi di Majalengka Meminta Masyarakat Tetap di Rumah

Libur Panjang, Polisi di Majalengka Meminta Masyarakat Tetap di Rumah
apolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Menjelang libur panjang pada pekan terakhir bulan Oktober 2020, Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso meminta masyarakat untuk tidak berpergian atau liburan. Pasalnya, Pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir.

"Karena Covid masih tinggi, jadi lebih baik di rumah saja," ucap Bismo dalam keterangan persnya, Selasa (27/10/2020).

Meski begitu, Bismo mengungkapkan, Polres Majalengka telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi libur panjang. Diantaranya pendirian pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di sejumlah titik ruas jalan tol hingga jalan arteri.

"Untuk Posyan arus mudik ada di jalur Tol Cipali. Yakni, di rest area tol Cipali, KM 166 dan rest area tol Cipali, KM 164. Pokoknya semua rest area kita jaga," ujar Bismo.

Selain di sejumlah ruas jalan, Bismo menyebutkan, Polisi juga telah mendirikan Posyan dan Pospam di beberapa titik tempat wisata di Majalengka. Selain melakukan pengamanan, Polisi juga akan melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di objek wisata.

"Ada sejumlah pos pengamanan di area Obyek Wisata di Kabupaten Majalengka diantaranya, di Obyek Wisata Panyaweuyan Argapura, Paralayang Majalengka dan Curug Cipeuteuy Sindangwangi," ungkap Bismo.

Selain pospam dan posyan. Bismo menyebutkan, pihaknta juga telah menyiapkan ratusan personel gabungan. Mereka terdiri dari unsur TNi-Polri hingga Satpol-PP.

"Untuk jumlah personel dalam pengamanan pada momen hari libur panjang akhir Oktober 2020 ini, ada sebanyak 320 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, BMCK dan Dinkes," tutur Bismo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago menambahkan, meski dalam keadaan berlibur atau berpergian, masyarakat diharapkan tetap disipilin protokol kesehatan 3M. Diantaranya, Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak dan hindari dari kerumunan.

"Hal ini (Disiplin Protokol Kesehatan) agar kita bersama-sama dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkas Erdi.

Untuk diketahui, Libur panjang terlaksana atas cuti bersama di tanggal 28 dan 30 Oktober 2020, memperingati Maulid Nabi Muhammad di tanggal 29 Oktober 2020 hingga momen bertemu weekend di tanggal 31 Oktober 2020 dan 1 November 2020. (Ridwan Abdul Malik)