KPK Ajukan Banding Terkait Vonis Tomtom dan Kadar

KPK Ajukan Banding Terkait Vonis Tomtom dan Kadar
net

INILAH, Bandung - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan nota banding atas putusan hakim terhadap dua orang terdakwa kasus korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung Tomtom Dabul Qomar dan Kadar Slamet.

Seperti diketahui ketua majelis menjatuhkan hukuman terhadap Tomtom Dabul Qomar enam tahun penjara, denda Rp400 juta subsider kurungan enam bulan, sementara kepada Kadar Slamet hakim menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun, denda Rp400 juta, subsider kurungan enam bulan.

Vonis yang diberikan majelis terhadap Tomtom lebih ringan satu tahun dari tuntutan JPU KPK. Sementara untuk Kadar Slamet, vonis yang diberikan majelis lebih tinggi dari tuntutan JPU KPK.

Begitu juga untuk UP yang harus dibayarkan, JPU KPK menuntut Tomtom Dabul Qomar membayar UP sebesar Rp7,1 miliar atau diganti kurungan penjara dua tahun. Sementara untuk Kadar diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp5,8 miliar atau diganti kurungan penjara selama empat tahun.

Sementara dalam vonisnya majelis membebankan kepada Tomtom UP sebesar Rp5,1 miliar atau diganti kurungan selama dua tahun, dan untuk Kadar diharuskan membayar UP sebesar Rp9 miliar atau diganti kurungan penjara selama satu tahun.

Bandingnya JPU KPK dibenarkan oleh Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Bandung Yuniar. Banding dilakukan tim JPU KPK setelah dibacakannya putusan oleh majelis, Senin (26/10/2020).

"Kemarin langsung daftar banding untuk terdakwa Tomtom dan Kadar," katanya. (Ahmad Sayuti)