Terapkan Protokol Kesehatan, Setiap Pengunjung Sein Farm Diperiksa

Terapkan Protokol Kesehatan, Setiap Pengunjung Sein Farm Diperiksa
Foto: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - Kini, di Kota Bandung terdapat tempat wisata edukasi. Berlokasi di kawasan Ujungberung, Pemkot Bandung meresmikan Sekemala Integrated Farming (Sein Farm). Sejak dibuka untuk umum, tempat yang berada di tengah sawah itu menyedot perhatian masyarakat yang ingin berswafoto.

Dari pantauan, akhir pekan menjadi waktu yang relatif padat kunjungan. Sejak pukul 08.00 WIB, tempat wisata keluarga itu mulai ramai dipadati pengunjung. Di gerbang masuk, setiap pengunjung diukur suhu tubuhnya. Untuk itu, petugas menggunakan alat thermogun.

Pengunjung yang kebanyakan anak-anak yang dibawa orang tuanya itu sabar mengantre untuk diperiksa. Usai diperiksa, mereka pun bebas melihat setiap suguhan edukasi ketahanan pangan seperti berternak ikan lele, ayam, domba, hingga urban farming.

Salah seorang petugas mengatakan, kawasan pertanian terpadu tersebut memang dijadikan sebagai salah satu tempat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar bertani, urban farming, dan budidaya ikan. Secara legal formal, keberadaan Sein Farm ini berada di bawah pengendalian Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung.

Selama pandemi Covid-19 ini, untuk berkunjung ke tempat wisata wajib menerapkan protokol kesehatan. Anjuran untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) wajib dipatuhi. Bahkan, kini fenomena penerapan protokol kesehatan itu seperti hal yang lumrah terlihat.

Tak hanya pengelola, sejumlah pengunjung pun tampak membawa hand sanitizer di tasnya. Cairan pembersih tangan itu dipakai setiap memasuki tempat keramaian seperti lokasi Sein Farm.

Perubahan perilaku itu diterapkan Acep Muhsin (42) yang berkunjung ke Sein Farm, Jumat (23/10/2020) lalu. Dia mengaku ke tempat itu sambil memberikan edukasi ke dua anak perempuannya.

"Saya sengaja ke sini hari Jumat, karena di hari ini situasinya nggak terlalu ramai. Soalnya, kalau ngeliat di media sosial, Sein Farm ini ramai pisan kalau berkunjung di hari Sabtu dan Minggu. Itu juga untuk bagus untuk menjaga jarak di tengah pandemi ini," kata Acep kepada INILAH, beberapa waktu lalu. 

Meski demikian, waktu berkunjung sebaiknya di pagi hari. Dikarenakan tempat tinggalnya tak jauh dari Sein Farm, dia mengaku bisa berkunjung lebih pagi. 

"Kalau semakin siang juga jumlah pengunjung di sini semakin banyak. Kalau sudah begitu, saya dan keluarga memutuskan untuk pulang, menghindari kerumunan massa," ujarnya. (Doni Ramdhani)