Mungkinkah Real Madrid Kandas di Liga Champions?

Mungkinkah Real Madrid Kandas di Liga Champions?

INILAH, Berlin - Sudah dua laga, Real Madrid masih terbenam di posisi juru kunci. Mungkinkah Real Madrid kandas di penyisihan grup Liga Champions?

Di Grup B, Real Madrid baru mengantongi satu poin. Setelah kalah di kandang sendiri 2-3 dari Shakhtar Donetsk, mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 lawan tuan rumah Borussia Moenchengladbach, Rabu (28/10/2020) dinihari WIB.

Posisi Real Madrid menjadi berat. Pasalnya, selain masih harus bertandang ke Ukraina, menghadapi Shakhtar Donetsk, mereka juga harus dua kali berjumpa Inter Milan. Seperti Real Madrid, Inter Milan juga menjadi klub unggulan di grup ini. Tak mudah bagi Real Madrid merebut poin pada dua tiga laga tersebut.

Kini, Grup B dipimpin Shakhtar Donetsk dengan torehan empat poin. Dua posisi di bawahnya diisi Inter Milan dan Moenchengladbbach dengan masing-masing dua angka. Real Madrid di posisi juru kunci, baru meraih satu poin.

Menghadapi tuan rumah Borussia Moenchengladbach pun, Real Madrid nyaris pulang dengan tangan hampa. Mereka tertinggal lebih dulu sebelum bisa memaksakan hasil imbang 2-2.

Gladbach membuka keunggulan melalui dua gol Marcus Thuram (33' dan 58'). Namun Real mampu mengejar melalui gol-gol Karim Benzema (87') dan Casemiro (90').

Sebagaimana yang diperkirakan, Real membuka laga dengan permainan menyerang untuk berusaha membuka pertahanan Gladbach. Peluang pertama didapat dari Casemiro yang melepaskan tembakan melebar.

Real terus mengancam gawang tamunya. Karim Benzema mendapat operan dari Lucas Vazquez, dan melepaskan tembakan melambung, sementara itu tembakan Vinicius Junior masih dapat diblok pemain lawan.

Tim tamu lebih banyak menguasai bola, namun Gladbach yang mampu memecah kebuntuan. Dari serangan balik, Hofmann memenangi bola di lapangan, menyodorkan bola melebar kepada Alassane Plea, yang meneruskannya dengan umpan silang mendatar untuk dengan mudah disambar Thuram masuk gawang Real. Keunggulan itu bertahan sampai turun minum.

Pada awal babak kedua, Real mencoba tampil lebih agresif. Casemiro melepaskan tembakan tidak akurat, dan tembakan Marco Asensio dapat diblok pemain bertahan lawan.

Namun gawang Real justru kemasukan untuk kedua kalinya. Lainer mengirimkan umpan silang, yang disambar Plea, kiper Thibaut Courtois mampu menahannya, tetapi Thuram dapat memaksimalkannya untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.

Tertinggal dua gol tidak membuat spirit Real merosot. Marco Asensio melepaskan tembakan jarak jauh yang masih dapat ditahan Yann Sommer.

Harapan Real menyala kembali menjelang pertandingan usai. Federico Valverde merangsek di sisi kanan dan mengirimkan umpan kepada Casemiro, yang meneruskannya kepada Benzema untuk mengemas gol yang memperkecil ketertinggalan.

Real bahkan mampu menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian. Luka Modric mengirim umpan silang ke tiang jauh, Sergio Ramos melompat mengungguli para pemain bertahan Gladbach untuk mengirimkan bola yang dapat dikonversi Casemiro menjadi gol penyelamat.

Susunan pemain:

Borussia Moenchengladbach (4-1-2-1-2): Yann Sommer, Stefan Lainer, Matthias Ginter, Nico Elvedi, Ramy Bensebaini, Christoph Kramer, Jonas Hofmann, Florian Neuhaus, Lars Stindl (Hannes Wolf 79'), Alassane Plea (Breel Embolo 79'), Marcus Thuram (Patrick Herrmann 71')

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois, Lucas Vazquez, Raphael Varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy, Federico Valverde, Casemiro, Toni Kroos (Luka Modric 71'), Marco Asensio (Rodrygo 84'), Karim Benzema, Vinicius Junior (Eden Hazard 70')