Peringati Maulid, SMA Darul Hikam Hadirkan Real Superhero

Peringati Maulid, SMA Darul Hikam Hadirkan Real Superhero

INILAH, Bandung - Civitas akademik SMA Darul Hikam menggelar peringatan Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda dengan tema 'The Real Superhero: Mengubah Wajah Dunia' yang diikuti sekitar 200 orang melalui aplikasi Zoom, Rabu (28/10/2020).

Kegiatan ini menghadirkan Marfuah Panji Astuti sebagai pembicara utama, seorang jurnalis senior yang telah melakukan perjalanan ke benua Asia, Eropa, dan Afrika dalam rangka menelusuri jejak keagungan peradaban Islam.

Siswa diajak untuk menyelami ketangguhan dan kehebatan tokoh-tokoh agung Islam, yang utama tentu Rasulullah Muhammad Saw. Juga para cendekiawan muslim di generasi setelah Rasulullah wafat. Seperti, Usamah bin Zaid yang di usia 18 tahun sudah memiliki kapasitas memimpin 3000 pasukan. Juga Al-Farabi yang memiliki kemampuan menguasai lebih dari 70 bahasa.

"Alhamdulillah evaluasi kegiatan tadi itu berjalan baik, bisa dilihat dari interaksi dan antusiasme siswa dan guru. Banyak pertanyaan yang diajukan siswa kepada pemateri, interaksi dua arah dan pertanyaan selalu dijawab dengan baik," ujar Wakasek Kesiswaan SMA Darul Hikam, Septi Yulia Roza.

Dia mengungkapkan bahwa pada zaman sekarang ini, sebagian besar siswa banyak yang menggandrungi sosok-sosok yang terlalu naif untuk diteladani. Padahal, masih banyak tokoh yang lebih layak untuk digandrungi. Pahlawan Islam misalnya, Al-Fatih, Abdurrahman Ad-Dakhil sampai Ibnu Bathutah. Di usia yang belia telah mencapai hal-hal besar dan mulia.

Septi menyebutkan, kendala dalam aplikasi zoom ini adalah masalah koneksi yang tidak stabil. Sebab, siswa SMA Darul Hikam beranekaragam, seperti di Kalimantan, Ternate dan Padang. Kadang tidak bisa bergabung karena koneksinya jelek, kadang harus mematikan video agar koneksinya jauh lebih stabil.

"Ya, paling 10 persen siswa yang terkendala koneksi, tapi secara keseluruhan sih aman dan berjalan dengan baik," singkatnya.

Septi berharap sesuai dengan tujuan mengapa diangkat materi ini para siswa dapat tergugah untuk menggali, mempelajari, dan meneladani perjuangan-perjuangan the real superhero of the world, para cendekiawan muslim yang telah mengubah dunia menjadi terang benderang. (Okky Adiana)