Mantul, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)  Jabar Meningkat Signifikan                     

Mantul, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP)  Jabar Meningkat Signifikan                     

INILAH, Bandung-Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) meningkat sebesar 3,83 poin.  Dari 46,17 pada 2018 menjadi 50,00 pada 2019. IPP sendiri menjadi tolok ukur dan acuan bersama pembangunan pemuda.  

Hal tersebut diketahui dari hasil launching IPP yang diselenggarakan secara virtual  oleh Bappenas bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari Senin kemarin, 26 Oktober 2020.

Dalam urutan 34  Provinsi di Indonesia, IPP Jabar 2019 berada diurutan ke-20 atau bergeser sebanyak 14 level dari tahun 2018 yang berada diurutan paling bawah ke-34.  Dalam lima tahun terakhir, Jabar selalu di posisi lima terbawah soal IPP. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jabar Engkus Sutisna mengatakan, peningkatan IPP tersebut tidak lepas dari sejumlah inovasi yang digagas Pemerintah Daerah Provinsi Jabar di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. 

Sejumlah program kepemudaan yang diinisiasi oleh Gubernur Jabar, seperti Jabar Future Leader atau ajudan milenial memberi ruang bagi pemuda untuk belajar kepemimpinan dan Pemerintahan, Jabar Innovation Fellowship menjadi ruang bagi pemuda untuk berinovasi dan terlibat dalam pembangunan Jabar. Ada pula Jabar Innovation Summit dan Patriot Desa. 

Engkus menyatakan, ada lima domain yang menjadi penilaian IPP, yakni Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan, Lapangan dan Kesempatan kerja, Partisipasi dan Kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi. 

"Untuk meningkatkan IPP dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama lintas sektoral dari Perangkat Daerah terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Biro Yanbangsos,  Bappeda dan tentunya Dinas Pemuda dan Olahraga itu sendiri. Pemerintah Pusat pun memiliki peran penting dalam peningkatan IPP ini dengan memberikan  asistensi berupa pilot projek IPP di Jabar," katanya. 

"Selain itu, peningkatan IPP juga tidak terlepas dari peran Organisasi Kepemudaan, seperti KNPI/OKP, Kwarda Pramuka, Karang Taruna dan Komunitas Pemuda Jabar lainnya.  Demikian halnya Komisi V DPRD Jabar yang terus mendukung upaya peningkatan IPP," imbuhnya. 

Engkus berharap peningkatan IPP ini menjadi motivasi semua pihak untuk terus berinovasi dan berkolaborasi. 

 “Ketercapaian IPP tahun 2019 ini akan menjadi motivator untuk lebih meningkat lagi IPP Jabar di tahun tahun yang akan datang," katanya.