Prokes Kian Mendesak Diterapkan, Positif Covid-19 di Garut Tembus 705 Kasus di 34 Kecamatan

Prokes Kian Mendesak Diterapkan, Positif Covid-19 di Garut Tembus 705 Kasus di 34 Kecamatan
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Angka penularan Covid-19 di Kabupaten Garut kian mengkhawatirkan. Hal itu ditunjukkan dengan terus meningkatnya kasus positif Covid-19 dengan jumlah penambahan volume harian kasus baru terbilang cukup tinggi. Sebarannya pun kian meluas. Sehingga kedisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes) di kalangan penduduk Garut semakin mendesak ditingkatkan.

Saat ini, jumlah total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 705 kasus dengan adanya penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 26 kasus asal 14 kecamatan pada Rabu (28/10/2020). Dua kasus di antaranya berasal dari dua kecamatan yang sebelumnya tidak pernah ditemukan kasus positif Covid-19 alias zona hijau, yakni lakilaki (KC-705) usia 59 tahun dari Kecamatan Pakenjeng, dan laki-laki (KC-681) usia 31 tahun asal Kecamatan Sucinaraja.

Dengan adanya temuan kasus positif Covid-19 di kedua kecamatan tersebut maka sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi kian meluas di 34 dari 42 kecamatan yang ada. 

Kendati begitu, terdapat hal cukup menggembirakan dengan adanya sebanyak sebelas pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh asal lima kecamatan. Sehingga total jumlah mereka yang sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah menjadi sebanyak 383 orang. 

Tidak ada penambahan kasus kematian dari sebanyak 705 kasus positif Covid-19 itu. Jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia bertahan pada sebanyak 15 orang. 

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 masih dalam isolasi perawatan di rumah sakit, kata Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, hingga Rabu pukul 23.30 WIB, mencapai sebanyak 307 orang.

Menilai peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut didominasi klaster keluarga, Muksin kembali mengingatkan semua kalangan masyarakat di Garut agar meningkatkan kewaspadaan akan bahayanya ancaman penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga. Caranya dengan melakukan upaya pengurangan risiko penularan dengan tetap berdisiplin memakai masker di rumah maupun luar rumah, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. Juga, menerapkan etika saat batuk dan bersin, makan asupan bergizi seimbang, berolahraga teratur, beristirahat cukup, dan tidak panik.

Selengkapnya, 26 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri sebanyak 15 kasus positif dari Kecamatan Sukaresmi, yakni perempuan (KC-692) usia 18 tahun, perempuan (KC-693) usia 19 tahun, perempuan (KC-694) usia 20 tahun, perempuan (KC-695) usia 17 tahun, perempuan (KC-696) usia 17 tahun, dan perempuan (KC-697) usia 18 tahun. Sebanyak empat kasus dari Kecamatan Garut Kota, yakni laki-laki (KC-686) usia 6 tahun, laki-laki (KC-687) usia 41 tahun, laki-laki (KC-688) usia 71 tahun, dan perempuan (KC-689) usia 66 tahun.
 Sebanyak dua kasus dari Kecamatan Balubur Limbangan, yakni laki-laki (KC-684) usia 8 tahun dan perempuan (KC-685) usia 40 tahun. Sebanyak dua kasus asal Kecamatan Pangatikan, yaitu perempuan (KC-682) usia 21 tahun dan perempuan (KC-683) usia 23 tahun. Sebanyak dua kasus asal Kecamatan Cigedug, yakni laki-laki (KC-698) usia 16 tahun dan perempuan (KC-699) usia 2,5 tahun.

Sebanyak satu kasus asal Kecamatan Malangbong, yakni perempuan (KC-680) usia 20 tahun; satu kasus asal Kecamatan Sucinaraja, yakni laki-laki (KC-681) usia 31 tahun; satu kasus dari Kecamatan Wanaraja, yakni laki-laki (KC-690) usia 53 tahun; satu kasus asal Kecamatan Kadungora, yaitu laki-laki (KC-691) usia 62 tahun; dan satu kasus dari Kecamatan Tarogong Kaler, yakni laki-laki (KC-700) usia 60 tahun. 

Lalu, satu kasus dari Kecamatan Leles, yakni perempuan (KC-701) usia 16 tahun; satu kasus asal Kecamatan Cilawu, yaitu perempuan (KC-702) usia 12 tahun; satu kasus dari Kecamatan Samarang, yaitu laki-laki (KC-703) usia 36 tahun; satu kasus asal Kecamatan Bayongbong, yaitu laki-laki (KC-704) usia 20 tahun; dan satu kasus dari Kecamatan Pakenjeng, yakni laki-laki (KC-705) usia 59 tahun.
Sedangkan sebanyak sebelas pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 terdiri atas 
sebanyak lima orang asal Kecamatan Cilawu, yakni laki-laki (KC-383) usia 66 tahun, laki-laki (KC-387) usia 39 tahun, perempuan (KC-388) usia 49 tahun, laki-laki (KC-389) usia 52 tahun, dan laki-laki (KC-390) usia 60 tahun; sebanyak dua orang asal Kecamatan Tarogong Kidul, yaitu laki-laki (KC-421) usia 14 tahun dan laki-laki (KC-422) usia 12 tahun.; dan sebanyak dua orang asal Kecamatan Pasirwangi, yaitu laki-laki (KC-418) usia 24 tahun dan laki-laki (KC-425) usia 53 tahun. 

Juga, sebanyak satu orang asal Kecamatan Karangpawitan, yaitu perempuan (KC-344) usia 14 tahun; dan satu orang asal Kecamatan Pangatikan, yakni perempuan (KC-351) usia 25 tahun. (Zainulmukhtar)