110 Wisatawan Dirapid Test, 12 Orang Dinyatakan Reaktif Covid-19

110 Wisatawan Dirapid Test, 12 Orang Dinyatakan Reaktif Covid-19
Ilustrasi (reza zurifwan)

INILAH, Bogor - Sempat mengalami penurunan, jumlah wisatawan yang dinyatakan reaktif wabah Covid-19 kembali naik dari sebelumnya 2 orang menjadi 12 orang.

Namun, dari pelaksanaan rapid test yang dilaksanakan sejak hari Kamis kemarin di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, total terbanyak terjadi di hari pertama pelaksanaan di mana dari 918 orang wisatawan yang di-rapid test ada 50 orang wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19 hingga langsung di-swab test.

"Hari Kamis ada 50 orang yang reaktif Covid-19, Jumat ada 2 orang dan hari ini ada 12 orang  hingga totalnya adq 64 orang wisataan yang dinyatakan  reaktif Covid-19," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Dia menambahkan hingga hari ini, jumlah wisatawan yang sudah di-rapid test ada 1.205 orang, di mana 918 orang pada hari pertama, 177 orang pada Jumat kemarin dan 110 orang pada hari ini.

"Dengan  perbandingan jumlah wisatawan yang di-rapid test dengan hasil reaktif Covid-19, maka hari ini bisa dibilang masih ada kerawanan penyebaran wabah Covid-19 di mana pada hari ini sekitar 10 persen wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19," tambahnya.

Mike sapaan akrabnya menuturkan wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19 langsung diputar balik ke daerah asal dan data reaktif ini akan kami kirim ke Satgas Penanganan Covid-19 daerah asal wisatawan.

"Wisatawan yang dinyatakan reaktif akan dimonitor oleh masing-masing Satgas Penanganan Covid-19 daerah asal, seperti Tangerang, Serang, Bekasi, Depok, dan Jakarta. Mereka akan menjalani isolasi mandiri hingga hasil swab test-nya keluar. Untuk hari ini dari 12 orang yang dinyatakan reaktif, 1 orang di antaranya berprofesi sebagai ojek online," tutur Mike. (reza zurifwan)