Acungan Jempol Bupati Dadang Naser untuk Desa Sangkarhurip Katapang

Acungan Jempol Bupati Dadang Naser untuk Desa Sangkarhurip Katapang
Bupati Dadang M Naser meresmikan Madrasah Nurul Hidayah Pawon (kantor bersama) di Kampung Samara balai warga Gading Junti Asri Desa Sangkanhurip Kecamatan Katapang. (Dani R Nugraha)

INILAH,Bandung- Bupati Dadang M Naser meresmikan Madrasah Nurul Hidayah Pawon (kantor bersama) di Kampung Samara balai warga Gading Junti Asri Desa Sangkanhurip Kecamatan Katapang.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Dadang juga secara simbolis menyerahkan bantuan traktor kepada para petani RW 17 Kampung Bojong Desa Sangkanhurip.

Madrasah tersebut merupakan wakaf dari almarhum Haji Isad kepada warga setempat. Wakaf berupa tanah dan bangunan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, untuk berbagai aktivitas keagamaan. Terutama untuk kegiatan mengaji anak anak.

"Kami atas nama panitia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bandung Dadang M Naser yany telah hadir dan meresmikan madrasah ini. Selain itu atas nama warga, saya juga mengucapkan terimakasih kepada ahli waris almarhum Haji Isad yang telah mewakafkan tanah dan bangunannya untuk kepentingan ummat," kata panitia penyelenggara, Rasidin belum lama ini.

Rasidin mengatakan, setelah peresmian, optimalisasi madrasan akan terus dilaksanakan oleh para pengurus. Pengembangan baik dari itu strategi proses belajar mengajar guru pada santri dan santriwati. Begitu juga dengan pengembangan dari sarana prasarana penunjang. Kata dia, selama ini madrasah tersebut, pembiayaannya hanya mengandalkan infaq dari para dermawan saja. Kedepannya, diharapkan madrasah ini mendapat bantuan anggaran dari pemerintah.

"Madrasah ini juga sekaligus kantor bersama (pawon), kedepannya aktivitas pemerintahan RT/RW, keagamaan,Kepemudaan, Posyandu dan aktivitas PKK," ujarnya.

Rasidin menjelaskan, Kampung Samara yang diresmikan oleh Bupati Bandung Dadang M Naser ini menjadi bagian daripada program 1000 Kampung di Kabupaten Bandung. Kampung Samara ini akan menjadi pusat pengembangan perekenomian di bidang samara (bumbu masak). Karena memang sekitar 25 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai pedagang samara. Sudah barang tentu para pelaku UKM tersebut mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung.

"Termasuk bantuan perbaikan infrastruktur jalan. Karena selama ini rusak dan belum tersentuh pembangunan. Padahal, jalan ini adalah akses masyarakat dan roda perekonomian warga sekitar, bahkan menjadi jalan pintas ketika jalan utama macet," katanya.

Kepala Desa Sangkanhurip Aan Tirta Gandana mengatakan, pihak Pemerintah Desa akan terus mengakomodir, berupaya dan berjuang untuk kepentingan warga masyarakatnya, seperti halnya jalan kabupaten yang melintasi wilayah kampung Bojong Tanjung yang  dalam catatan warga Desa Sangkanhurip telah diperjuangkan oleh beberapa kali masa kepemimpinan kepala desa belum kunjung terlaksana. Termasuk masalah tanah yang saat ini masih dikuasai oleh pihak Lanud Sulaeman. Kemudian masalah Pasos dan Pasum perumahan yang belum beres serah terima. Sehingga menjadi kendala untuk Pemerintahan Desa.

"Saya harap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat membantu membereskan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Sehingga, masyarakat dapat dengan tenang saat beraktivitas," kata Aan.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Aep Dedi dan Forum Komunikasi Kecamatan Katapang yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut, merupakan ajang silaturahmi dan kebersamaan. Diharapkan dengan kedatangan Bupati, anggota DPRD dan Forum Kecamatan Katapang bisa melihat langsung berbagai kegiatan dan kekompakan warga Desa Sangkanhurip khususnya Desa Kampung Bojong.

"Untuk itu dimohon pada instansi lain dan juga Bupati Bandung untuk melengkapi kekurangannya. Mudah - mudahan setelah ini Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Bupati Bandung bismengakomodir," katanya. Ko

Bupati Bandung, Dadang M. Naser memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kinerja Ketua Penyelenggara, Ketua RW, Ketua DKM, Ketua PKK dan Karang Taruna Kampung Bojong Tanjung, yang telah bersinergi dalam pelaksanaan program kegiatannya dengan pihak Desa Sangkahurip dan Kecamatan Katapang. Tentu saja, pihaknya juga akan mengakomodir dan merealisasikan aspirasi masyarakat. Khususnya aspirasi masyarakat Desa Sangkanhurip.

"Semoga saja bisa terelisasi sebelum masa kepemipinan saya berakhir pada Februari 2021. Ini juga halaman masjid dan madrasah harus ditambah agar bisa dimanfaatkan. Soal jalan rusak, saya sudah tidak mau lagi ada jakan bolong dan rusak di Desa Sangkanhurip. Dinas terkait agar bisa mengakomodlir dan segera merealisasikannya, tapi usulan tersebut tetap harus melalui hirarki yang ada untuk secepatnya bisa sampai pada dinas terkait tersebut," katanya. (rd dani r nugraha).