Warga Cirebon Masih Keluhkan Pelayanan Administrasi Kependudukan

Warga Cirebon Masih Keluhkan Pelayanan Administrasi Kependudukan
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Pelayanan administrasi kependudukan, baik berupa pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), kartu keluarga (KK), dan akte kelahiran di Kabupaten Cirebon, masih banyak dikeluhkan warga Kabupaten Cirebon. 

Hal itulah yang menjadi aspirasi masyarakat dalam reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno, Senin (2/11/2020). 

Menurutnya, reses yang dilakukan itu banyak menyerap aspirasi dari masyarakat setempat. Utamanya, terkait pelayanan administrasi kependudukan yang prosesnya dianggap sulit dan tidak instan, hingga membuat warga kesal. Seharusnya, pemerintah memberikan kemudahan layanan pembuatan KTP, KK dan akte lahir bagi masyarakat. Sehingga keluhan semacam itu tidak lagi ditemukan di bawah. 

"Ini kan merupakan layanan dasar yang haris diberikan pemerintah. Namun ketika masih dipersulit, maka kehadiran pemerintah dipertanyakan. Pasalnya, dokumen tersebut merupakan objek vital bagi masyarakat," ungkapnya.

Dirinya juga mempertanyakan kenapa masih saja dipersulit. Padahal, pemerintahan daerah sendiri melalui Bupati Cirebon sudah mengintruksikan agar dipermudah. Namun masih banyak yang menyampaikan perlunya kemuduhan dalam mengurus administrasi kependudukan ini.

"Artinya, ketika demikian, masih banyak persoalan. Komisi II nanti akan mendorong agar Pemda memberikan akses kemudahan," jelas Cakra.

Sebelumnya, Bupati Cirebon Imron Rosyadi menginstruksikan kepada pihak terkait agar mempermudah pelayanan administrasi kependudukan. Malahan, pembuatan KTP, KK dan sejenisnya, selesai pada tingkat kecamatan saja. Artinya, supaya pelayanan kependudukan untuk warga Kabupaten Cirebon bisa cepat. (Maman Suharman)