Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Bandung Meningkat Selama Libur Panjang

Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Bandung Meningkat Selama Libur Panjang
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Pelanggar protokol kesehatan mengalami peningkatan selama libur panjang pada akhir Oktober. Pemkot Bandung menjaring puluhan pelanggar protokol kesehatan.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Taspen Effendi mengatakan, mayoritas pelanggar berasal dari luar Kota Bandung.

"Sebanyak 80 persen yang melakukan pelanggaran adalah mereka yang dari luar Kota Bandung," kata Taspen di Balai Kota Bandung, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, mereka yang melakukan pelanggaran masuk dalam kategori ringan. Para pelanggar ini pun hanya diberikan sanksi ringan seperti hukuman sosial sebagai konsekuensi.

"Masker, mereka menggunakan masker tetapi tidak tepat guna seperti masker di dagu, leher dan sebagainya. Kita berikan sanksi ringan seperti bersih-bersih, dan bernyanyi," ucapnya.

Di lain sisi, Satpol PP Kota Bandung cukup menyayangkan sikap wisatawan yang memaksakan diri memasuki tempat terlarang bagi publik meski telah terpampang tanda larangan.

"Seperti Taman Alun-Alun, kemarin ada yang menerobos masuk ke sana meski jelas di sana ada tanda larangan. Kita yang mengetahui langsung memberikan peringatan," ujar dia. (Yogo Triastopo)