Waketum Kadin Jabar Minta Tatan Sujana Tahu Diri

Waketum Kadin Jabar Minta Tatan Sujana Tahu Diri
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Wakil Ketua Umum Kadin Jabar Agus Vikram meminta agar Tatan Pria Sujana tahu diri dan segera meninggalkan Gedung Kadin Jabar, dan semua atribut Kadin yang melekat padanya. Terlebih, dia sudah dipecat atau diberhentikan.

”Jelas-jelas Tatan sudah diberhentikan sebagai Ketua Kadin dengan diterbitkannya surat Kadin Indonesia Nomor Skep/039/DP/IX/2020, dengan terbitnya surat ini sudah jelas Tatan dan rekan-rekannya sudah bukan lagi pengurus dan sudah tidak ada lagi hak untuk menempati kantor Kadin Jabar,” katanya dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (2/11/2020).

Tidak hanya itu, Agus menyebutkan semua bukti pemecetan dan pencabutan hak Tatan sudah jelas dengan terbitnya surat nomor Skep/041/DP/IX/2020, tentang pemberhentian Tatan P Sudjana sebagai anggota Kamar Dagang dan Industri.

Bahkan poinnya sudah jelas, Agus menegaskan yakni kepada Tatan P Sudjana dihapuskan keseluruhan hak-haknya sebagai anggota Kadin dan dinyatakan tidak berlaku haknya untuk memegang jabatan apapun di kepengurusan Kadin.   

”Seharusnya dengan dua surat ini saja, saudara Tatan tau diri,” ujarnya.

Sementara, soal adanya laporan penguasaan gedung memang betul, tapi dengan keluarnya dua SK dari Kadin pusat seharusnya Tatan dan rekannya sudah tidak berhak lagi mengatasnamakan Kadin Jabar termasuk memaksi atribut Kadin.

“Perlu saudara Tatan ketahui, bahwa dalam perjanjian sewa menyewa tanah untuk kantor Kadin Jabar dan IMB yang dikeluarkan sudah jelas itu untuk dan atas nama Kadin Jabar. Jadi pelapor adalah bagian dari pemilik gedung yang sah karena pelapor adalah bagian dari Pengurus Kadin dan Memiliki KTA Kadin,” katanya.

Terkait dengan proses hukum yang sedang diajukan  Tatan di PN Bandung pihanya sangat menghargai bahwa itu merupakan hak setiap warga negara, namun perlu diketahui bahwa gugatan saudara Tatan P Sudjana tidak bisa lagi atas nama Ketua Umum Kadin Jabar karena saudara Tatan Sudah diberhentikan dari jabatan maupun dari keanggotaan Kadin.

”Saya berharap Ketua Umum dan para pengurus Kadin Jabar yg baru di dilantik beberapa hari yang lalu oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani harus sudah bekerja dikantor Kadin Jabar Jalan Sukabumi No 40 apapun alasannya,” ujarnya.

Sebab, para pelaku pengusaha Jawa Barat sudah merindukan dan mengakui dengan sah kepengurusan Kadin Jabar di bawah kepemimpinan H Cucu Sutara agar cepat melaksanakan program kerjanya bersinergi dengan program kerja Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Dia menyebutkan, polemik yang terjadi sekarang ini bukan masalah hukum tetapi masalah ini murni masalah organisasi Kadin yang menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sudah ditempuh secara prosedur organisasi.  Dan kebenaran prosedurnya sudah dibuktikan dengan dikeluarkannya beberapa SK oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani. (Ahmad Sayuti)