Ya Ampun, Disangka Bibit Pohon Pisang, Ternyata...

Ya Ampun, Disangka Bibit Pohon Pisang, Ternyata...
Ilustrasi/Antara Foto

NILAH, Garut- Mak Cicin (80) warga Kampung Cikarag RT 01 RW 06 Desa Mekarsari Kecamatan Cibatu terkejut mendapati benda disangkanya bibit tanaman yang dipindahtanamkannya di kebun dekat pekarangan rumah merupakan bibit pohon pisang ternyata bunga bangkai jenis suweg (Armophophallus paeoniifolius).

Karuan, tanaman mengeluarkan bau khas bau bangkai itu pun mengundang perhatian warga lainnya. 
Menurut Pudin, cucu Mak Cicin, ada tiga batang tanaman bunga bangkai ditemukan Mak Cicin di bawah pohon pisang di kebun sekitar halaman rumahnya. Semula ketiga tanaman yang ketika itu masih berukuran cukup kecil, disangka sebagai bibit atau tunas pohon pisang. 

Berharap bibit pohon pisang tersebut dapat tumbuh dan berbuah dengan baik, Mak Cicin lalu memindahkannya ke lahan sebelah kanan pohon pisang.  
"

Enggak tahunya, baru dipindahkan tiga hari, salah satu bibit pohon ini merekahkan bunga yang mengeluarkan bau tak sedap. Persis bau bangkai. Ada yang menyebutkan, ini ternyata bunga bangkai," kata Pudin.
Dia menyebutkan, yang disangka bibit pohon tanaman pisang itu diketahui merekahkan bunga berbau tak sedap pada Minggu (1/11/2020). Sedangkan dua bibit lainnya masih terlihat kuncup. 

Sejumlah warga yang mendengar kejadian tersebut kemudian berdatangan ke lokasi bunga bangkai ditemukan Mak Cicin itu. Mereka penasaran ingin mengetahui rupa dari bunga kerabat bunga bangkai raksasa (armorphophallus titanium) tersebut.

"Enggak tahu, persisnya pohon apa. Pokoknya, pas saya dekati, tercium bau bangkai. Baru kali ini terjadi. Ada tiga pohon," kata Aep Saepudin, warga Kampung Salam Desa Cibunar Cibatu, Senin (2/11/2020). 
Dilihat dari bentuk dan warna bunga, dipastikan bunga bangkai tumbuh di kebun sekitar halaman rumah Mak Cicin itu merupakan bunga tanaman suweg yang biasanya muncul menjelang musim hujan. 

Tanaman tersebut terbilang jarang, dan belum ada yang membudidayakannya di wilayah Kabupaten Garut. Padahal, menurut ahli, suweg memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan, apalagi umbinya bisa diolah sebagai makanan.(zainulmukhtar)