MU Dibungkam Arsenal, 2 Pemain Ini Jadi Sasaran Amuk Paul Scholes

MU Dibungkam Arsenal, 2 Pemain Ini Jadi Sasaran Amuk Paul Scholes
Paul Scholes. (net)

INILAH, Manchester- Paul Scholes mengkritik keras performa dua gelandang Manchester United Scott McTomminay dan Fred setelah dikalahkan Arsenal, sambil mengklaim bahwa mantan klubnya itu telah mencapai titik terendah baru saat bermain di Old Trafford.

Mantan pemain United tersebut mengatakan kepada Premier League Productions bahwa dua gelandang Scott McTominay dan Fred tidak terlalu memberikan pengaruh berarti ketika Setan Merah dikalahkan Arsenal.

“Jujur saja, Manchester United sangat buruk seperti yang saya lihat di Old Trafford,“ katanya seusai pertandingan tersebut yang dikutip Goal pada Senin.

"Anda harus memberikan pujian kepada Arsenal, mereka sangat bagus tetapi di sisi lain Anda harus berharap lebih dari United dan dua pemain lini tengah khususnya.“

"Saya berkata pada babak pertama bila Anda ingin mendapatkan yang terbaik, pemain paling kreatif yang bisa mencetak gol dengan bola maka dua gelandang lainnya harus memiliki semacam penguasaan bola dan semacam kontrol tetapi kualitas mereka berdua (McTominay dan Fred) hilang.“

"Mereka bermain sebagai bek tengah, bukan gelandang tengah.”

Setan Merah belum sekalipun menang dalam pertandingan Liga Premier Inggris di kandang mereka sendiri musim ini. Mereka hanya mampu mendapatkan satu dari 12 poin yang bisa mereka kumpulkan, dengan Arsenal menjadi tim tamu terbaru yang memberikan pukulan kepada United di Old Trafford.

The Gunners mengamankan kemenangan tipis 1-0 pada Senin dini hari WIB, dengan klub yang berbasis di London terus membuat frustrasi United.

Sebelumnya, Crystal Palace dan Tottenham telah mengalahkan mereka, sedangkan Chelsea dengan senang hati bisa membawa pulang satu poin. United sekarang telah mencatatkan awal terburuk mereka di liga Inggris sejak masih dilatih David Moyes, dengan taktik Ole Gunnar Solskjaer mulai dipertanyakan.

Scholes justru memuji pemain baru Arsenal Thomas Partey, yang mengatakan bahwa sang pemain mirip Patrick Vieira.

“Ia gelandang serba bisa. Anda tidak melihat banyak pemain seperti itu belakangan ini. Gelandang menyerang atau bertahan, tetapi tugas pemain lini tengah sebenarnya adalah melakukan segalanya.“

"Anda harus berkontribusi dengan segalanya dan ia melakukan pekerjaan yang brilian di semua departemen.”