JNE Tepis Isu Penghentian Kiriman Melalui Kargo Udara

JNE Tepis Isu Penghentian Kiriman Melalui Kargo Udara
INILAH, Bandung - VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan, dalam menjalankan proses bisnis logistik itu pihaknya tak bisa melepaskan kolaborasi dari peran mitra maskapai penerbangan. 
 
Menurutnya, sejak rencana kenaikan bagasi berbayar mengemuka isu yang beredar yakni jasa pengiriman menghentikan sementara kiriman melalui kargo udara. Menanggapi hal itu, dia menegaskan isu tersebut tidak benar.
 
“Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres, sampai saat ini JNE tidak pernah menghentikan kiriman melalui kargo udara. Isu yang beredar tentang penghentian pengiriman melalui jalur udara oleh JNE itu adalah tidak benar,” kata Eri, beberapa waktu lalu.
 
Dia menyebutkan, selama ini kerja sama yang saling menguntungkan dengan penyedia jasa kargo udara tersebut harus terus terlaksana. Ini dilakukan demi terciptanya iklim bisnis yang mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri.
 
“Sekali lagi, kita tidak pernah melakukan penghentian pengiriman melalui kargo udara. Hal ini sesuai dengan komitmen JNE untuk selalu memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan dalam semangat Connecting Happiness,” tegasnya.
 
Justru, Eri mengaku pihaknya mengapresiasi tanggapan positif dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terhadap aspirasi yang disampaikan Asosiasi Perusahan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo). Salah satunya dengan penyelenggaraan pertemuan antara pelaku jasa logistik, dengan lebih dari 200 perusahaan anggota Asperindo pada Rabu (6/2/2019) lalu. 
 
Dia menyebutkan, tujuannya pertemuan tersebut untuk memajukan industri logistik dengan menganalisa tiap permasalahan agar solusi terbaik dapat dijalankan, termasuk tentang surat muatan udara.