Prambanan Jazz Festival Sukses Digelar Virtual

Prambanan Jazz Festival Sukses Digelar Virtual
istimewa

INILAH,  Yogyakarta - Prambanan Jazz Festival sukses digelar secara virtual pada tahun ini.

Founder Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi, mengatakan, tidak mudah menyelenggarakan perhelatan di tengah situasi pandemi.

Sebab, proses panjang terkait perizinan penyelenggaraan harus dilalui demi terwujudnya Prambanan Jazz Festival 2020 di masa pandemi COVID-19.

"Usaha keras kami akhirnya bisa membuat Prambanan Jazz Festival 2020 tetap dapat terselenggara," ujar Anas, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (02/11/2020).

Menurut Anas, keputusan menggelar Prambanan Jazz Festival 2020 secara virtual ini adalah langkah terbaik demi menekan angka penularan virus COVID-19.

"Ini adalah langkah terbaik yang bisa ditempuh saat ini. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada #PJFLovers karena belum bisa menggelar perhelatan secara offline," ujarnya.

Hari pertama gelaran Prambanan Virtual Jazz Festival diisi deretan musisi, yakni Joko In Berlin, Fourtwnty, Isyana Sarasvati, Pusakata, Tompi dan Tulus.

Vokalis Fourtwnty, Ari Lesmana, di sela-sela penampilannya mengaku bangga bisa tampil di gelaran Prambanan Jazz Festival 2020.

"Jaga kesehatan semua, semoga pandemi ini segera berakhir," kata Ari.

Hal senada dikatakan Is "Pusakata". Ini adalah kali kedua dirinya tampil di gelaran Prambanan Jazz Festival.

Namun berbeda dengan tahun sebelumnya yang dihadiri ribuan penonton, kali ini justru tanpa kehadiran penonton dan disiarkan secara daring.

"Namun saya sangat berupaya menyesuaikan diri dalam situasi saat ini. Pasti banyak kerinduan akan musik tanah air, kerinduan untuk menghargai musisi-musisi tanah air. Dan ini cara kita untuk mengapresiasi atmosfer musik kita," kata Is.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk dapat disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kerinduan-kerinduan bisa kita wujudkan bersama selama kita bisa patuh terhadap protokol kesehatan," kata dia. (inilah.com)