Dinkes Cianjur: Penularan Tertinggi Covid-19 Terjadi usai Libur Panjang

Dinkes Cianjur: Penularan Tertinggi Covid-19 Terjadi usai Libur Panjang
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Cianjur-  Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat mencatat penularan pasien positif COVID-19 harian tertinggi di daerah itu sepanjang pandemi terjadi dalam dua hari terakhir setelah libur panjang, yakni 63 orang, sehingga jumlah total pasien positif yang menjalani perawatan dan isolasi di daerah setempat mencapai 167 orang.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi COVID-19 Cianjur dr Yusman Faisal saat dihubungi, Selasa, mengatakan penemuan pasien dengan jumlah terbanyak selama pandemi, diketahui setelah dilakukan tes cepat dan usap (RT-PCR) di sejumlah titik, termasuk di kantor pemerintahan dan perkampungan warga.

"Hari ini, jumlahnya cukup mengejutkan dan ini temuan tertinggi di Cianjur, ditemukan 63 orang warga positif COVID-19, sebagian besar menjalani perawatan di Vila Ciherang dan RSUD Cianjur. Diduga mereka tertular dari pasien yang sudah positif COVID-19," katanya.

Tingginya angka penularan tersebut, membuat pihaknya menggencarkan penelusuran untuk memutus rantai penyebaran, termasuk melakukan tes cepat dan usap terhadap warga atau keluarga yang sempat berkontak langsung dengan pasien positif

Temuan hari ini, ungkap dia, merupakan rekor tertinggi yang biasanya laporan per hari hanya 10 orang dari sejumlah wilayah di Cianjur, setelah dilakukan RT-PCR. Bahkan, pihaknya melakukan antisipasi dini dengan cara jemput bola melakukan tes cepat dan usap di sejumlah perkantoran yang rentan terjadi penularan.

"Biasanya dalam satu hari hanya beberapa laporan temuan positif, namun setelah libur panjang ditemukan 63 pasien positif usai dilakukan RT-PCR atau tes cepat dan usap. Sebagian besar memiliki riwayat berkontak langsung dengan pasien yang sudah lebih dulu positif," paparnya.

Untuk menekan angka penyebaran, pihaknya menggencarkan pemeriksaan ke sejumlah titik termasuk kantor yang sudah kembali beraktivitas seperti biasa, termasuk kantor pemerintahan dan pusat layanan kesehatan yang ada di Cianjur.

Temuan kasus tertinggi, tambah dia, terjadi di wilayah utara Cianjur, seperti Kecamatan Cipanas, Pacet dan kawasan wisata Puncak. Hingga saat ini, pihaknya mencatat selama pandemi ditemukan 306 orang positif COVID-19, 139 orang dinyatakan sembuh dan 167 sisanya masih menjalani isolasi.
Pewarta : Ahmad Fikri