Pembayaran Digital untuk Game, UniPin, Perluas Bisnis Tahun Ini

Pembayaran Digital untuk Game, UniPin, Perluas Bisnis Tahun Ini
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Platform pembayaran digital untuk game, UniPin, terus memperluas bisnis mereka hingga akhir tahun ini.

"Kami sedang proses kerja sama dengan beberapa e-commerce," kata Brand Manager UniPin, Ovantinus Tembrianto, Selasa.

Melalui kerja sama yang akan diselesaikan dalam waktu dekat tersebut, pengguna akan bisa membeli kupon game UniPin di platform e-commerce.

Selain kerja sama untuk distribusi kupon, UniPin juga berencana untuk menambah game yang bisa diakses melalui platform mereka supaya konsumen mendapat banyak pilihan.

UniPin masih menakar perkembangan pandemi virus corona untuk mewujudkan sejumlah rencana tahun depan. Jika keadaan membaik, mereka ingin mengadakan turnamen game tingkat Asia Tenggara pada 2021.

Platform pembayaran UniPin saat ini tidak hanya beroperasi di Indonesia, namun juga di Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, dan Myanmar.

Data terbaru, UniPin saat ini memiliki lebih dari 6,3 juta pengguna aktif bulanan di seluruh tempat mereka beroperasi. Lebih dari separuh pengguna mereka merupakan anak muda berusia di bawah 24 tahun.

UniPin merupakan platform yang menyediakan pembayaran digital untuk transaksi mikro (microtransaction) saat bermain game online, misalnya untuk membeli item atau menaikkan (upgrade) kemampuan karakter yang sedang dimainkan.

Pengguna bisa mengisi ulang (top up) saldo UniPin dengan membeli kupon atau voucher, yang antara lain bisa didapatkan di minimarket.

Game yang mendukung pembayaran melalui UniPin termasuk "Free Fire", "Mobile Legends: Bang Bang", "Call of Duty", "PUBG Mobile", dan "Arena of Valor".

Selain pembayaran untuk game online, sejak beberapa tahun ini UniPin juga menyediakan pembayaran untuk layanan streaming, antara lain Spotify, Vidio dan iFlix serta e-commerce seperti Amazon. (antara)