Di Kantor Dinas Dilarang Ada Minuman Kemasan Plastik

Di Kantor Dinas Dilarang Ada Minuman Kemasan Plastik
INILAH, Bogor – Pemkab Bogor akan merancang Peraturan Bupati untuk melarang penyedian kantong plastik. Bupati Bogor Ade Yasin memiliki program Bogor Anti Sampah Plastik (Antik). 
 
Berbeda dengan Kota Bogor yang hanya melarang penyediaan kantong plastik, Pemkab Bogor menambah larangan penggunaan sedotan dan stereofom plastik, serta diberlakukan di supermarket dan kafe.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Panji Ksatriyadji mengatakan, pihaknya masih membuat draft Perbup Bogor Antik bersama Bagian Hukum, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kesehatan dan pemerintah kecamatan.
 
“Perbup Antik akan diluncurkan pada Minggu (24/2/2019), bertepatan dengan Hari Sampah Nasional (HSN)," ujar Panji kepada wartawan, Senin (11/2).
 
Kabid Pengelolaan Sampah DLH Atis Tardiana menerangkan, 8-12 persen dari 2.800 ton sampah di Kabupaten Bogor setiap hari merupakan sampah plastik dan stereofom. Sisanya merupakan sampah rumah tangga.
 
"Keberadaan sampah plastik ini terbilang bahaya karena sampah plastik dan stereofom sulit terurai. Keberadaan sampah ini berpeluang menimbulkan jenis penyakit baru, termasuk kanker. Di dalam sampah tersebut bisa ada unsur bakteri mikroba," jelasnya.
 
Dia mengatakan, pihaknya pun sudah membentuk 350 bank sampah di beberapa kecamatan. Bank sampah ini memilah sampah organik dan non organik.
 
“Sampah organik jadi pupuk, sedangkan non organik seperti plastik didaur ulang menjadi benda yang layak jual, misalnya kerajinan tangan," ujarnya.
 
Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan, Perbup Bogor Antik menunjang dua unsur di dalam program kerja Pancakarsa, yakni Bogor Sehat dan Bogor Berkeadaban. Setiap kantor dinas, kecamatan, desa dan kelurahan, tidak menyediakan air kemasan dalam botol plastik.
 
“Saya mengimbau masyarakat selalu membawa kantong ramah lingkungan guna mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Warga Kabupaten Bogor harus senantiasa menjaga lingkungan guna mewujudkan Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman, Sehat, dan Beradab" tutupnya.