Satgas Ciliwung Sinkronkan Target dan Anggaran

Satgas Ciliwung Sinkronkan Target dan Anggaran
INILAH, Bogor – Tim Satuan Tugas (Satgas) Naturalisasi Ciliwung menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Pendopo VI, Senin (11/2/2019) pagi. Seusai rapat, Wali Kota Bima Arya Sugiarto langsung meninjau Ciliwung.
 
Bima langsung memimpin rapat dengan agenda sinkronisasi anggaran dan target capaian enam bulan ke depan. Asisten Pemerintahan Setdakot Bogor Hanafi, Kepala Bappeda Erna Hernawati, Kepala DLH Elia Buntang, Plt Kadisperumkim Lorina Damastuti, Kabag Adpem Taufik, Camat Bogor Timur Adi Novan, Camat Bogor Tengah Agustiansyah, Camat Bogor Utara Atep Budiman, dan jajaran lurah diwilayah lintasan sungai Ciliwung, mengikutinya.
 
Bima mengatakan, ada tiga poin besar yang dibahas bersama, di antaranya agenda pematangan konsep naturalisasi Ciliwung, sinkronisasi anggaran dan penetapan target capaian jangka pendek, menengah dan jangka panjang.
 
“Pertama mematangkan konsep naturalisasi Ciliwung. Kedua sinkronisasi kaitan anggaran, dan ketiga target capaian. Dananya ada dari bantuan pemerintah pusat, APBD dan dana kelurahan. Itu kami sinkronisasikan,” ungkapnya.
 
Menurut Bima, sebanyak 14 kelurahan yang akan difokuskan dalam program naturalisasi sungai Ciliwung di Kota Bogor ini. Kelurahan tersebut merupakan daerah yang terlintasi sungai Ciliwung yang kedepannya akan dipercantik dan ditata.
 
“Seperti di Sempur memungkinkan untuk arung jeram  dari jembatan Sempur sampai jembatan gantung terakhir. Jadi akan kami tata bertahap kawasan sungai Ciliwung ini,” tambahnya.
 
Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Een Irawan Putra menuturkan, dalam waktu enam bulan ke depan tim Satgas bersama para relawan pecinta lingkungan dan pemerintah akan konsentrasi di kawasan sungai Ciliwung, khususnya melakukan penataan.
 
“Tim kami sendiri sudah bergerak dan melakukan pemetaan di wilayah mana saja yang terdapat timbunan sampah. Di antaranya di Kelurahan Sukasari, Babakan dan Sempur yang menjadi titik prioritas. Dalam kurun waktu enam bulan ke depan, insya Allah akan ada perubahan nyata di lokasi itu,” pungkasnya.