Perpanjang Kerjasama, KONI Jabar Kini Kirim Pelatih ke Korsel

Perpanjang Kerjasama, KONI Jabar Kini Kirim Pelatih ke Korsel
Foto: Humas KONI Jabar

INILAH, Bandung - KONI Jabar memperpanjang kerjasama dengan pemerintah provinsi Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan. Tujuan utamanya untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua. 

Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengatakan sudah sepatutnya kerjasama ini diperpanjang. Sebab selama 10 tahun ini, kerjasama yang dilakukan membuahkan hasil. 

Terbukti pada penyelenggaraan PON di Riau 2012 lalu, prestasi Jabar mengalami peningkatan. Dari peringkat ke-4 menjadi peringkat ke-2. 

"Lalu di PON Jabar 2016 kita bisa keluar sebagai juara umum," kata Ahmad di Ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (4/11/2020).

Karena itu, Ahmad merasa kerjasama ini harus tetap berjalan. Sehingga Jabar bisa berbicara banyak di PON yang akan digelar di Papua 2021 mendatang. 

"Progres berikutnya setelah PON, kita ingin mengirimkan pelatih. Biasanya atlet, kini pelatih. Sehingga saat pelatih kita punya kemampuan setara seperti pelatih Korea, ribuan atlet Porda kita akan menjadi sumber utama yang dilatih," bebernya. 

Sementara itu Koordinator Tim KONI Jabar-Korea Selatan, Trio Arsefto menambahkan bahwa sejak 2016, KONI Jabar sudah menyertakan atlet Jabar untuk menjadi pelatih. Seperti menyerap ilmu yang diberikan. 

"Di tinju ada Dadan Amanda, di judo ada Budi, dan di Gulat ada Hendi. Hanya saja ada perbedaan style pelatih kita disini dengan disana," katanya. 

Trio merasa beruntung, lantaran rencana KONI Jabar disambut baik pemerintah provinsi Gyeongsangbuk-Do. Bahkan menurutnya, mereka sudah menyatakan kesanggupannya. 

"Jabar juga mendapatkan hak istimewa disana. Dimana mereka tidak menerima pelatihan untuk provinsi lain selain Jabar. Jika ingin berlatih, harus mendapatkan izin dari KONI Jabar," tutup Trio.(Muhammad Ginanjar)